Biologi Adalah

Posted on

VOI.Co.Id –Peranan biologi bagi kehidupan manusia begitu besar, terutama dalam dunia medis dan sejumlah bidang kehidupan lainnya. Hal ini kemudian didukung dengan dijadikannya biologi sebagai ilmu pengetahuan yang wajib dipelajari. Ada pula orang-orang yang mengkhususkan dirinya untuk mempelajari ilmu yang satu ini. Lalu apa sebenarnya biologi itu? Secara sederhana, pengertian biologi adalah ilmu tentang hidup.

Pengertian tersebut masih begitu kasar sehingga mungkin sulit dipahami dan perlu dijelaskan lebih lanjut. Berikut ini akan disampaikan pengertian biologi yang benar beserta dengan objek kajian, sejarah, manfaat, contoh, cabang, ciri-ciri serta beberapa istilah yang biasa disebutkan dalam biologi, antara lain.

Pengertian Biologi Secara Umum

Pengertian-Biologi

Konon, biologi berasal dari bahasa Yunani. Dalam bahasa tersebut, biologi tersusun atas 2 suku kata yang berupa bios dan logos. Bios serta logos mempunyai arti yang berbeda, di mana bios artinya hidup, sementara logos berarti ilmu pengetahuan.

Apabila ditarik kesimpulan dari arti dua suku kata tersebut, maka biologi ialah ilmu pengetahuan yang berfokus kepada hal-hal yang bersifat hidup. Adapun hal-hal yang hidup dalam hal ini ada 3 kelompok yakni manusia, hewan serta tumbuhan. Sementara itu, dalam KBBI dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan biologi ialah ilmu yang membahas makhluk hidup dengan lebih detail, yang dimulai dari kondisinya sampai dengan sifatnya.

Kemudian dalam kalimat yang lain disebutkan bahwa biologi merupakan ilmu yang mempelajari dan membahas tentang makhluk hidup dengan rinci, entah itu manusia, tumbuhan maupun hewan beserta dengan lingkungan hidupnya.

Pengertian Biologi Menurut Para Ahli

Pengertian-Biologi-Menurut-Para-Ahli

Untuk mendapatkan pemahaman lebih jauh mengenai biologi, sebaiknya jangan abaikan pendapat dari para ahli. Ada banyak ahli yang menjabarkan tentang ilmu satu ini dan beberapa di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Laila dan Bagod Sudjudi

Laila dan Bagod Sudjudi menyatakan bahwa biologi itu ialah cabang ilmu sains yang di dalamnya mempelajari makhluk hidup, di mana dalam prosesnya dilaksanakan dengan cara eksperimen dan kajian ilmiah.

2. J. Juniati

Juniati menyatakan bahwa biologi itu ialah ilmu yang mempelajari atau membahas makhluk hidup yang terdapat di alam, dan itu termasuk hewan, manusia serta tumbuhan.

3. Moekti Ariwibowo dan Fiktor Ferdinand P

Moekti Ariwibowo dan Fiktor Ferdinand P menyatakan bahwa biologi itu ialah ilmu yang mempelajari atau membahas makhluk hidup serta mempunyai beberapa cabang ilmu di dalamnya.

4. R. Firmansyah

Firmansyah menyatakan bahwa biologi itu ialah ilmu yang mempelajari atau membahas kehidupan yang terdapat di bumi, yang dimulai dari makhluk paling kecil hingga makhluk paling besar.

5. Sumardi dan Nugroho

Sumardi dan Nugroho menyatakan bahwa biologi itu ialah cabang ilmu yang mempelajari dan membahas makhluk hidup sejak dari jutaan tahun silam sampai saat ini.

6. Oman Karmana

Oman Karmana menyatakan bahwa biologi itu ialah faktor pendukung dalam memecahkan berbagai masalah dalam kehidupan. Dia juga menjelaskan bahwa biologi mampu menunjang ilmu lain dalam memecahkan beragam masalah tersebut.

7. Ami S dan Maniam

Ami S dan Maniam menyatakan bahwa biologi itu adalah cabang ilmu yang cakupan bahasannya begitu luas sehingga perlu dibagi-bagi dalam beberapa cabang.

8. Suwarno

Suwarno menyatakan bahwa biologi ialah cabang dari Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA, di mana IPA ini terdiri atas 3 cabang yakni biologi, fisika serta kimia.

9. Prawirohartono

Prawirohartono menyatakan bahwa biologi itu adalah cabang ilmu yang mempelajari atau membahas berbagai hal yang ada hubungannya dengan hidup.

10. Tajuddin dan Fuad Izzudin

Tajuddin dan Fuad Izzudin menyatakan bahwa biologi itu merupakan ilmu yang mempelajari atau membahas apapun yang bersifat hidup serta berbagai hal yang ada hubungannya dengannya.

Berbagai pengertian biologi menurut para ahli di atas diambil serta ditafsirkan dari berbagai sumber dan ditulis ulang tanpa merubah makna aslinya.

Objek Kajian Biologi

Objek-Kajian-Biologi

Berdasarkan pada sejumlah pengertian di atas, bisa diketahui bahwa objek biologi terdiri atas manusia, tumbuh-tumbuhan, hewan dan juga mikroorganisme. Objek ini mencakup semua kehidupan mahluk hidup pada berbagai struktur dimulai dari yang paling rendah hingga ke yang paling tinggi. Adapun struktur yang dimaksud ialah sebagai berikut.

  1. Molekul
  2. Sel
  3. Jaringan
  4. Organ
  5. Sistem organ
  6. Organisme
  7. Populasi
  8. Komunitas
  9. Ekosistem
  10. Bioma

Sejarah Ilmu Biologi

Sejarah-Ilmu-Biologi

Sejarah biologi menyebutkan bahwa istilah ini tercatat pertama kali pada tahun 1736. Pada masa ini, istilah biologi dipakai dalam Bibliotheca Botanica, karya dari Linnaeus. Meskipun demikian, sebenarnya biologi sudah dikenal bahkan diterapkan sejak zaman dahulu. Contohnya ialah filsafat alam yang ditemukan pada zaman peradaban Tiongkok, Mesopotamia, Mesir dan juga India.

Dari sekian banyak tokoh yang berjasa bagi perkembangan ilmu biologi, Aristoteles adalah salah satunya. Aristoteles telah membuat karya yang berjudul Historia Animalus di mana isinya menunjukkan adanya penelitian mengenai alam, keanekaragaman hayati beserta sebab akibat yang muncul secara biologis.

Selanjutnya pada abad pertengahan, pengembangan ilmu biologi diteruskan oleh Theophratus yang menulis sejumlah buku mengenai botani. Selain kedua tokoh ini, ada pula sejumlah tokoh beragama Islam, di antaranya ialah Al Jahiz Ad Dinawari yang juga menuliskan ilmu tentang botani. Kemudian ada Ar Razi yang menjelaskan ilmu anatomi serta fisiologi, dan tidak ketinggalan ada Ibnu Sina yang menyumbangkan jasanya terutama dalam pengembangan ilmu kedokteran serta pengobatan.

Perkembangan ilmu biologi sendiri menjadi lebih detail setelah Antony van Leeuwenhoek berhasil menemukan bakteri, infusoria, spermatozoa serta aneka macam kehidupan mikroskopik. Antony ini sendiri adalah penemu mikroskop dan kemajuan pada bidang mikroskopik ini memberikan pengaruh yang cukup besar bagi perkembangan biologi, di mana ahli biologi yang ada kemudian mempelajari konsep sel sebagai satuan dasar organisme.

Beberapa referensi juga menyebutkan bahwasanya biologi sudah ditunjukkan sekitar tahun 3500 SM. Hal ini didasarkan pada situs Babilonia dan Assyria, di mana gambar serta sisa peninggalan yang ada menginformasikan bahwa masyarakat saat itu sudah kenal dengan ilmu pengobatan bahkan juga bercocok tanam. Mereka memahami soal reproduksi tanaman palem serta menunjukkan bahwa pollen yang berasal dari tanaman jantan dapat dipakai untuk menyerbuki tanaman betina. Selain itu, mereka pun sudah mempelajari anatomi yang ditujukan untuk pengobatan.

Bangsa Cina Kuno juga disebut-sebut sudah mengenal aneka macam tanaman obat bahkan sejak tahun 2800 SM. Pada masa itu mereka sudah membudidayakan ulat sutra, mengenal aneka macam serangga bahkan termasuk perkembangbiakan dan cara memberantasnya.

Beralih pada Bangsa Mesir, disebutkan bahwa mereka sudah mempraktikkan ilmu biologi serta ilmu pengobatan sejak 2000 SM. Bangsa Mesir sendiri dikenal akan kebiasaannya dalam mengawetkan mayat dengan menggunakan ramuan khusus sejenis balsam. Balsam ini sendiri dibuat dari tumbuh-tumbuhan dan rasanya tidak mungkin mereka membuatnya jika mereka tidak mengenal ilmu biologi.

Kemudian, reruntuhan yang ada di Mohenjodaro memberikan informasi bahwa penduduk di sana sudah mengenal yang namanya pertanian sejak 2500 SM. Mereka melakukan pertanian tersebut terutama untuk memenuhi kebutuhan akan makanan dan juga pakaian. Dokumen yang ditemukan juga menjadi petunjuk bahwa bangsa tersebut sudah memanfaatkan sekitar 960 ragam tanaman untuk pengobatan. Bahkan bukan hanya itu saja, dokumen yang ada juga memberikan informasi mengenai ilmu bedah, patologi, fisiologi dan juga anatomi.

Manfaat Biologi

Manfaat-Biologi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, biologi sangat bermanfaat bagi manusia dalam berbagai bidang, dan di antara manfaat biologi tersebut ialah sebagai berikut.

  1. Biologi untuk pengembangan energi, di mana dalam hal ini contohnya ialah penemuan biodiesel dan biogas yang bisa dijadikan sebagai energi alternatif
  2. Dalam hal industri, ada banyak pabrik yang didirikan dengan memanfaatkan ilmu biologi, misalnya industri fermentasi pembuatan roti, yogurt, kecap, nata de coco, minuman prebiotik, probiotik dan lain sebagainya
  3. Dalam hal perikanan, biologi mempunyai peran yang besar dalam pembuatan rumah ikan, tambak dan lain sebagainya. Selain itu, biologi juga bermanfaat terhadap upaya pelestarian hutan bakau atau hutan mangrove
  4. Dalam bidang farmasi, biologi sangat membantu dalam menemukan berbagai macam obat-obatan untuk kesehatan
  5. Dalam bidang kesehatan, ilmu biologi sangat membantu dalam penemuan vaksin serta antibiotik yang kini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi suatu penyakit tertentu
  6. Dalam bidang pertanian, ilmu biologi di antaranya bermanfaat dalam hal penerapan teknik hibridisasi untuk memenuhi aneka macam kebutuhan serelia maupun menghasilkan bibit unggul. Selain itu, biologi juga membantu dalam melindungi tumbuhan dari aneka jenis hama dan penyakit

Contoh Permasalahan Dalam Ilmu Biologi

Contoh-Biologi

Contoh biologi sebenarnya sangat mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, dan beberapa di antaranya ialah sebagai berikut.

  1. Bocornya lapisan ozon dan dampaknya bagi makhluk hidup
  2. Pencemaran lingkungan
  3. Peristiwa fotosintesis pada tumbuhan
  4. Ritme harian plankton
  5. Punahnya jenis hewan tertentu
  6. Kebakaran hutan
  7. Rusaknya padi akibat penyakit atau serangan hewan tertentu
  8. Penyebaran penyakit menular pada manusia
  9. Adanya penyakit pada tubuh bagian dalam manusia
  10. Adanya mutasi gen

Cabang Biologi

Cabang-Biologi

Mengingat cakupan biologi sangat luas, maka ilmu ini kemudian dibagi dalam beberapa cabang. Pengertian dari cabang ilmu biologi ialah sejumlah ilmu yang berasal dari pengembangan ilmu biologi itu sendiri. Adapun cabang-cabang ilmu biologi yang dimaksud di antaranya ialah sebagai berikut.

  1. Zoosemiotik yakni ilmu mengenai hubungan antar hewan
  2. Zoologi yakni ilmu mengenai hewan
  3. Zoologi perbandingan yakni ilmu mengenai perbedaan dan juga persamaan antar hewan
  4. Xenobiologi yakni ilmu spekulasi mengenai keberadaan makhluk hidup selain yang ada di bumi
  5. Viscerologi yakni ilmu mengenai organ dalam
  6. Virologi yakni ilmu mengenai virus
  7. Veneorologi yakni ilmu mengenai penyakit se*s*al yang menular
  8. Urologi yakni bagian dari ilmu kedokteran yang membahas ginjal serta saluran kemih pada wanita dewasa, pria dewasa serta anak-anak sekaligus organ reproduksi pada pria
  9. Traumatologi yakni ilmu mengenai terapi bedah, luka serta perbaikan atas kerusakannya
  10. Transkriptomika yakni bagian biologi molecular yang fokus terhadap produk transkripsi
  11. Toksikologi yakni ilmu tentang pengaruh bahan kimia yang bersifat merugikan bagi makhluk hidup
  12. Toksikogenomik yakni ilmu dalam mengumpulkan, menginterpretasi serta menyimpan informasi mengenai gen serta aktifitas protein di suatu jaringan tertentu kaitannya dengan tanggapannya terhadap zat beracun
  13. Teratologi yakni ilmu mengenai perubahan formasi sel, organ serta jaringan yang dihasilkan dari perubahan biokimia dan fisiologi
  14. Teknik biomedis yakni ilmu mengenai prinsip teknis praktik kedokteran
  15. Teknik biokimia yakni bagian dari teknik kimia yang berkenaan dengan perancangan proses produksi di mana agen biologi ikut terlibat di dalamnya
  16. Taksonomi yakni ilmu mengenai sistematika makhluk hidup
  17. Stomatologi yakni ilmu mengenai mulut dan juga penyakit-penyakitnya
  18. Sindesmologi yakni ilmu mengenai sendi
  19. Simbiologi yakni ilmu mengenai hubungan simbiosis makhluk hidup
  20. Sanitasi yakni ilmu mengenai kesehatan lingkungan
  21. Sitologi yakni ilmu mengenai sel
  22. Rodentiologi yakni ilmu mengenai rodentia
  23. Rematologi yakni ilmu mengenai diagnosis beserta terapi penyakit rematik
  24. Rekayasa genetika yakni ilmu mengenai manipulasi sifat genetis
  25. Reumatologi yakni ilmu mengenai diagnosis dan juga terapi kondisi serta penyakit yang berpengaruh terhadap tulang, otot dan juga sendi
  26. Radiologi yakni ilmu mengenai bagian dalam tubuh manusia dengan memanfaatkan radiasi atau pancaran gelombang, baik itu gelombang mekanik maupun gelombang elektromagnetik
  27. Pulmonologi yakni ilmu mengenai paru-paru
  28. Pteridologi yakni ilmu mengenai tumbuhan paku
  29. Psikiatri yakni ilmu kedokteran jiwa
  30. Protozoologi yakni ilmu mengenai protozoa
  31. Proteomika yakni kajian molekular atas semua protein yang dihasilkan dari adanya ekspresi gen dalam sel
  32. Proktologi yakni ilmu mengenai gangguan yang terdapat pada anus, rektum serta usus besar
  33. Primatologi yakni ilmu mengenai primata
  34. Pomologi yakni ilmu hortikultura yang membahas berbagai hal mengenai buah
  35. Planktologi yakni ilmu mengenai plankton
  36. Periodonti yakni ilmu mengenai aspek klinis jaringan yang bersifat mendukung gigi
  37. Perinatologi yakni ilmu mengenai kesehatan janin yang masih dalam kandungan dan kesehatan bayi yang masih baru lahir
  38. Penelitian biomedis yakni ilmu penelitian dasar dan terapan yang dilakukan guna mendukung serta membantu ilmu pengetahuan dalam bidang kedokteran
  39. Pediatrik yakni ilmu mengenai penyakit pada anak dan bayi
  40. Patologi klinik yakni ilmu mengenai kelainan yang terdapat pada fungsi organ maupun sistem organ
  41. Patologi anatomi yakni ilmu mengenai kelainan struktur makroskopik serta struktur mikroskopik berbagai jaringan serta organ yang diakibatkan oleh penyakit maupun proses yang lainnya
  42. Patologi yakni ilmu mengenai penyakit
  43. Parasitologi yakni ilmu mengenai parasit
  44. Palinologi yakni ilmu mengenai polinomorf yang sudah ada saat ini beserta dengan fosilnya, di mana di antaranya ialah dinoflagellata, serbuk sari, kista, scolecodont serta chitinozoa bersama dengan material organik dan kerogen yang ada dalam sedimen serta batuan sedimen
  45. Paleozoologi yakni ilmu mengenai hewan purba
  46. Paleobotani yakni ilmu mengenai tumbuhan di masa lalu
  47. Palaentologi yakni ilmu mengenai fosil
  48. Otologi yakni ilmu mengenai telinga, kelainan pada telinga dan juga operasi mikro telinga
  49. Otolaringologi yakni ilmu mengenai penelitian, diagnosis serta pengobatan penyakit leher, kepala, tenggorokan, hidung serta telinga
  50. Osteologi yakni ilmu mengenai tulang
  51. Ortopedi yakni ilmu mengenai trauma, cedera dan juga gangguan lainnya yang terdapat pada sistem muskuloskeletal
  52. Ortodonti yakni ilmu kedokteran gigi yang ada kaitannya dengan tumbuh kembang, variasi genetik serta bentuk wajah dan sekaligus dengan cara faktor tersebut dalam mempengaruhi oklusi gigi sekaligus fungsi organ yang ada di sekitarnya
  53. Organologi yakni ilmu mengenai organ
  54. Ornitologi yakni ilmu mengenai burung
  55. Ontogeni yakni ilmu mengenai perkembangan makhluk hidup yang dimulai dari zigot sampai menjadi dewasa
  56. Onkologi yakni ilmu mengenai kanker beserta cara mencegahnya
  57. Olerikultura yakni ilmu hortikultura yang membahas berbagai hal mengenai sayuran
  58. Oftalmologi yakni ilmu mengenai mata, khususnya penyakit pada mata
  59. Obstetri yakni ilmu kedokteran yang ada kaitannya dengan persalinan, berbagai hal yang mendahuluinya serta gejala sisanya
  60. Nutrisi yakni ilmu mengenai penyediaan bahan yang dibutuhkan dalam bentuk makanan guna mendukung kehidupan sel serta organisme
  61. Nosologi yakni ilmu mengenai pengelompokan penyakit
  62. Neurosains evolusioner yakni ilmu mengenai evolusi dan juga sejarah alami dari struktur serta fungsi sistem saraf
  63. Neurosains ialah ilmu mengenai sistem saraf
  64. Neurologi yakni ilmu mengenai penyimpangan yang ada pada sistem saraf
  65. Neuroethologi yakni ilmu mengenai kebiasaan hewan dan juga saraf yang ikut berperan dalam mengendalikan kebiasaan hewan tersebut
  66. Neufarmakologi yakni ilmu mengenai nark*ba yang mempengaruhi fungsi seluler dalam sistem saraf
  67. Nefrologi yakni cabang dari medis internal mengenai fungsi serta penyakit ginjal
  68. Nematologi yakni ilmu mengenai nematoda
  69. Nasofaringologi yakni ilmu mengenai nasofaring
  70. Morfologi yakni ilmu mengenai ciri luar organisme
  71. Mirmekologi yakni ilmu mengenai rayap
  72. Miologi yakni ilmu mengenai otot
  73. Mikrobiologi kedokteran yakni studi mengenai mikroorganisme yang penting dalam dunia medis serta mampu mengakibatkan adanya penyakit pada manusia
  74. Mikrobiologi yakni ilmu mengenai organisme mikro
  75. Mikobiologi yakni ilmu mengenai jamur
  76. Metabolomika yakni kajian yang terdapat dalam biologi molekular yang fokus pada semua produk-produk proses enzimatik dalam sel
  77. Mellisopalinologi yakni ilmu mengenai serbuk sari dalam madu serta sumbernya
  78. Mamologi yakni ilmu mengenai mamalia
  79. Malakologi yakni ilmu mengenai moluska
  80. Kronobiologi yakni ilmu mengenai fenomena yang terjadi dalam mahluk hidup secara periodik serta adaptasi mereka atas ritme matahari dan bulan
  81. Kriptozoologi yakni ilmu mengenai hewan-hewan yang keberadaannya masih belum terbukti
  82. Kriobiologi yakni ilmu mengenai bahan serta sistem biologis yang ada pada suhu di bawah normal
  83. Kardiologi yakni ilmu mengenai jantung dan juga pembuluh darah
  84. Informatika kedokteran yakni ilmu mengenai penyimpanan, penggunaan data atau informasi serta pengetahuan biomedis dengan tujuan untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan
  85. Imunoserologi yakni ilmu mengenai investigasi sistem kekebalan tubuh, identifikasi pada antibodi serta mempelajari kecocokan organ untuk proses tranplantasi
  86. Imunologi yakni ilmu mengenai sistem imun tubuh
  87. Imunohematologi yakni ilmu mengenai golongan darah
  88. Ilmu teknologi enzim yakni ilmu mengenai teknologi yang bisa dimanfaatkan dalam menghasilkan enzim
  89. Ilmu produksi ternak yakni ilmu mengenai perawatan ternak untuk meningkatkan kualitas produksi terna
  90. Ilmu pemuliaan yakni ilmu mengenai kegiatan manusia dalam memelihara hewan atau tumbuhan guna menjaga kemurnian ras serta memperbaiki kualitasnya dengan memanfaatkan penerapan genetika
  91. Ilmu kesehatan masyarakat yakni ilmu mengenai perlindungan, pemeliharaan serta peningkatan kesehatan masyarakat dengan melalui usaha pengorganisasian masyarakat
  92. Ilmu kedokteran forensik yakni ilmu yang menggunakan ilmu medis untuk kepentingan penegakan hukum
  93. Ikhtiologi yakni ilmu mengenai ikan
  94. Hortikultura yakni bagian dari ilmu pertanian yang membahas tentang budidaya tanaman
  95. Higiene yakni ilmu tentang kesehatan makhluk hidup
  96. Hispatologi yakni bagian ilmu biologi yang membahas kondisi serta fungsi jaringan
  97. Histologi yakni ilmu mengenai jaringan
  98. Herpetologi yakni ilmu mengenai amfibi dan reptil
  99. Hematologi yakni ilmu mengenai darah dan organ pembentuk darah sekaligus dengan penyakitnya
  100. Helminthologi yakni ilmu mengenai cacing
  101. Genomika yakni ilmu mengenai bahan genetik suatu virus atau organisme
  102. Ginekologi yakni ilmu mengenai sistem reproduksi wanita
  103. Geriatri yakni ilmu mengenai penyakit para lansia
  104. Genetika yakni ilmu mengenai pewarisan sifat
  105. Gastrologi yakni ilmu mengenai saluran pencernaan, utamanya ialah usus dan lambung
  106. Florikultura yakni ilmu mengenai tanaman hias
  107. Fitopatologi yakni ilmu mengenai penyakit pada tumbuhan yang diakibatkan oleh gangguan ketersediaan hara maupun serangan patogen
  108. Fisiologi yakni ilmu mengenai fungsi kerja tubuh
  109. Fenologi yakni ilmu mengenai pengaruh lingkungan sekitar atau iklim pada penampilan organisme
  110. Farmakologi yakni ilmu mengenai obat serta interaksi dan juga efeknya bagi manusia
  111. Enzimologi yakni ilmu mengenai enzim
  112. Evolusi yakni ilmu mengenai perubahan pada makhluk hidup dalam jangka panjang
  113. Etnozoologi yakni ilmu mengenai hubungan antara manusia dengan hewan
  114. Etnobotani yakni ilmu mengenai hubungan antara manusia dengan tumbuhan
  115. Epizoologi yakni ilmu tentang penyakit menular pada hewan, umumnya hewan ternak
  116. Entomologi yakni ilmu mengenai serangga
  117. Endokrinologi yakni ilmu mengenai hormon
  118. Embriologi yakni ilmu mengenai perkembangan embrio
  119. Ekofisiologi yakni ilmu mengenai adaptasi fisik organisme terhadap lingkungannya
  120. Dermatologi yakni ilmu mengenai kulit serta penyakitnya
  121. Dendrologi yakni ilmu mengenai pepohonan serta tumbuhan berkayu yang lainnya
  122. Conchologi yakni ilmu mengenai kulit moluska
  123. Botani yakni ilmu mengenai tumbuhan
  124. Bioteknologi yakni ilmu mengenai pemanfaatan makhluk hidup maupun produk mereka dalam proses produksi guna menghasilkan jasa atau barang
  125. Biofarmaka yakni ilmu mengenai tanaman obat
  126. Bakteriologi yakni ilmu mengenai bakteri
  127. Artropodologi yakni ilmu mengenai artropoda
  128. Artrologi yakni ilmu mengenai penyakit sendi
  129. Apiologi yakni ilmu mengenai lebah
  130. Angiologi yakni ilmu mengenai penyakit pada sistem limfatik dan sistem peredaran darah
  131. Anestesiologi yakni ilmu mengenai penggunaan anestesi
  132. Andrologi yakni ilmu mengenai aneka jenis hormon serta kelainan reproduksi pada pria
  133. Anatomi yakni ilmu mengenai bagian-bagian tubuh
  134. Agronomi yakni ilmu mengenai tanaman budidaya
  135. Agroforestri yakni ilmu mengenai pengelolaan sumber daya, di mana dalam hal ini pengelolaan hutan dipadukan dengan penanaman tanaman jangka pendek

Ciri-Ciri Biologi

Ciri-Ciri-Biologi

Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, biologi mempunyai sejumlah ciri khusus. Adapun ciri-ciri biologi ialah sebagai berikut.

  1. Biologi bersifat verifikatif atau terbuka, maksudnya ialah suatu hal yang awalnya benar di kemudian hari nanti bisa menjadi salah setelah ditemukannya sejumlah bukti baru yang berlawanan dengan kebenaran sebelumnya
  2. Biologi bersifat analitis
  3. Biologi bersifat objektif, atau jujur, apa adanya, berisi informasi atau data yang sebenar-benarnya, bebas dari kepentingan pribadi dan juga prasangka
  4. Kebenaran dalam ilmu biologi bersifat universal atau umum
  5. Bersifat sistematis sehingga mudah dikaji
  6. Mempunyai metode tertentu
  7. Mempunyai objek yang berupa makhluk hidup

Istilah Dalam Ilmu Biologi

Istilah-dalam-Ilmu-Biologi

Istilah dalam ilmu biologi sangat banyak sekali, dan berikut ini hanya akan disampaikan 25 di antaranya yang sering disebutkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun 25 istilah biologi yang dimaksud ialah sebagai berikut.

  1. Abiotik, yang artinya ialah benda mati
  2. Adaptasi, yang artinya ialah penyesuaian diri organisme terhadap lingkungan yang menjadi tempat hidupnya
  3. Antibodi, yang artinya ialah zat yang terbentuk dalam darah dan berguna untuk memusnahkan kuman atau bakteri yang masuk dalam tubuh
  4. Antitoksin, yang artinya ialah zat untuk melawan benda asing yang masuk ke dalam tubuh atau antigen
  5. Bakteri, ialah mikroorganisme yang bersel tunggal serta tidak mempunyai inti sel sejati
  6. Beri-beri, yang artinya ialah penyakit akibat kekurangan vitamin B
  7. Biosfer ialah lapisan bumi yang ditempati oleh makhluk hidup
  8. Biotik, yang artinya ialah benda hidup atau makhluk hidup
  9. Cagar alam, yang artinya ialah upaya pelestarian sumber daya alam agar tidak dimanfaatkan
  10. Degenerasi, yang artinya ialah tumbuh secara tidak sempurna atau mengalami penyusutan
  11. Dekomposer, yang artinya ialah mikroorganisme pengurai zat sisa organik
  12. DNA atau Deoxyribunecleic Acid, yang artinya ialah asam nukleat yang dimanfaatkan dalam menentukan hubungan keluarga makhluk hidup
  13. Fosil, yang artinya ialah sisa makhluk hidup yang mengeras atau membatu
  14. Gen, yang artinya ialah faktor penyebab terbawanya sifat keturunan suatu individu
  15. Habitat, yang artinya ialah tempat hidup makhluk hidup
  16. Imunisasi, yang artinya ialah usaha untuk menambah kekebalan atau imun tubuh terhadap penyakit dengan menggunakan vaksin atau serum
  17. Karnivora, yang artinya ialah hewan pemakan daging
  18. Malnutrisi, yang artinya ialah penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan zat makanan tertentu
  19. Polutan, yang artinya ialah bahan yang menyebabkan polusi
  20. Sanitasi, yang artinya ialah upaya untuk mengelola kebersihan lingkungan
  21. Varietas, yang artinya ialah ragam gen dalam satu macam makhluk hidup yang mengakibatkan munculnya variasi
  22. Vaksin, yang artinya ialah zat yang di dalamnya terdapat kandungan mikroorganisme yang telah dilemahkan, di mana tujuannya adalah untuk merangsang terbentuknya zat kekebalan tubuh
  23. Vaksinasi, yang artinya ialah suatu tindakan untuk membuat orang lebih kebal terhadap suatu penyakit tertentu
  24. Spesies, yang artinya ialah jenis makhluk hidup tertentu yang memiliki kesamaan sifat serta bisa kawin dan melahirkan keturunan yang normal
  25. Predator, yang artinya ialah suatu organisme yang melahap atau memakan organisme lain

Kesimpulannya, pengertian biologi adalah ilmu tentang makhluk hidup yang cakupannya begitu luas sehingga kemudian dibagi dalam beberapa cabang. Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, biologi ini sudah memberikan banyak sekali manfaat kepada manusia.

Biologi juga disinyalir akan selalu mengalami perkembangan, di mana perkembangan tersebut akan memberikan dampak yang positif bagi kehidupan. Demikian pembahasan singkat mengenai pengertian biologi serta sejumlah informasi yang ada kaitannya dengan ilmu satu ini, semoga bermanfaat.


Baca juga:

Content Protection by DMCA.com