Organisasi Adalah

Posted on

VOI.Co.Id – Tentu saja kata organisasi sudah tidak asing lagi di telinga. Pengertian organisasi secara sederhana adalah perkumpulan atau himpunan. Lalu, bagaimana suatu perkumpulan bisa dikatakan sebagai sebuah organisasi?

Untuk mengetahui lebih jelas apa itu organisasi wajib tahu pengertian dan berbagai hal yang berhubungan dengan organisasi. Di sini akan dijelaskan secara lengkap mengenai hal tersebut.

Pengertian Organisasi Secara Bahasa

Pengertian-Organisasi

Dalam KBBI juga terdapat istilah organisasi yang mempunyai arti kesatuan atau susunan yang terdiri dari beberapa bagian. Organisasi juga bisa diartikan sebagai kelompok yang terdiri dari beberapa orang yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan secara bersama.

Pengertian Organisasi Menurut Ahli

Pengertian-Organisasi-Menurut-Ahli

Sedangkan pengertian organisasi menurut para ahli yaitu:

1. Organisasi Menurut Max Waber

Max Waber mengartikan organisasi sebagai kerangka hubungan yang terstruktur. Beliau menjelaskan juga bahwa di dalam kerangka tersebut ada tanggung jawab, wewenang, dan pembagian kerja utnuk menjalankan fungsi tertentu.

2. Organisasi Menurut Philips Slznic

Organisasi diartikan oleh Philips Slznic sebagai peraturan yang digunakan untuk mempermudah dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Untuk mencapai tujuan ini dilakukan dengan alokasi tanggung jawab dan fungsi yang sudah ditentukan.

3. Organisasi Menurut Thomas Zimmerer

Pengertian dari organisasi menurut Zimmerer adalah kumpulan orang yang disusun dalam kelompok yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

4. Organisasi Menurut James Mooney

Secara sederhana James Mooney mengartikan organisasi sebagai pererikatan atau perkumpulan manusia guna mewujudkan tujuan yang sudah ditetapkan secara bersama.

5. Organisasi Menurut Stephen P Robbins

Robbins dalam bukunya menyebutan bahwa organisasi ialah kesatuan sosial yang dibuat dengan sadar dan mempunyai batasan yang dapat diidentifikasikan. Organisasi bekerja atas dasar kesadaran secara terus menerus guna mencapai tujuan.

6. Organisasi Menurut Stoner

Pengertian dari organisais menurut stoner yaitu pola hubungan yang didasarkan atas pengarahan pimpinan guna mencapai tujuan yang sudah ditetapkan secara bersama. Stoner berpendapat bahawa suatu organisasi haruslah mempunyai pemimpin yang dapat mengarahkan agartercapai tujuannya.

7. Organisasi Menurut Sondang P Siagian

Sondang mengartikan organisasi sebagai persekutuan yang dilakukan antara 2 orang atau lebih yang bekerja sama secara formal untuk mencapai tujuan. Dalam organisasi juga terdapat orang yang menjadi atasan dan ada sekelompok orang yang disebut bawahan.

8. Organisasi Menurut Citra & Janu

Citra & Januberpendapat bahwa organisasi merupakan sistem sosial yang mempunyai kumpulan identitas dengan daftar anggota yang rinsi. Organisasi juga mempunyai program kerja yang jelas dan mempunyai prosedur untuk pergantian anggotanya.

9. Organisasi Menurut WJS Poerwadarminta

Dalam bukunya Poerwadarminta menjelaskan bahwa organisasi adalah susunan berbagai bagian yang menjadi satu kesatuan yang teratur. Bagian dari organisai bisa berupa aturan, orang, dan sebagainya.

Tujuan Organisasi

Tujuan-Organisasi

Dalam pengertian organisasi disebutkan bahwa organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan bersama. Berdasarkan jangka waktunya tujuan organisasi dibagi menjadi 3 yaitu:

1. Tujuan Jangka Pendek

Yang dimaksud dengan tujuan jangka pendek adalah tujuan organisasi yang ditetapkan untuk dicapai dalam waktu yang singkat. Biasanya tujuan jangka pendek ini harus dicapai dalam waktu 6 sampai 12 bulan. Tujuan jangka pendek ini juga menjadi salah satu acuan untuk menetapkan tujuan jangka menengaj dan panjang.

Biasanya tujuan jangka pendek ini dibuat untuk memajukan organisasi pada tahap awal. Namun, tidak menutup kemungkinan tujuan jangka pendek dibuat secara berkala demi kemajuan organisasi.

2. Tujuan Jangka Menengah

Tujuan ini mempunyai waktu target yang lebih lama dibandingkan tujuan jangka pendek. Target waktu pencapaian tujuan ini biasanya antara 1 sampai 3 tahun. Biasanya tujuan ini dibuat lebih luas dibandingkan dengan tujuan jangka pendek.

3. Tujuan Jangka Panjang

Organisasi juga harus mempunyai tujuan jangka panjang. Tujuan jangka panjang ini dibuat dalam bentuk visi dan misi dengan target pencapaian antara 3 sampai dengan 5 tahun. Nama lain dari tujuan ini adalah tujuan strategis.

Setiap organisasi haruslah menetapkan 3 tujuan ini. Dengan adanya tujuan ini maka organisasi yang dibentuk akan semakin berkembang dan maju.

Manfaat Organisasi

Manfaat-Organisasi

Bergabung dalam sebuah organisasi bukan tidak akan mendapatkan keuntungan. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan jika mengikuti sebuah organisasi. Berikut ini manfaat organisasi untuk para anggotanya:

Belajar Bekerja sama dan Saling Menghargai

Manfaat mengikuti sebuah organisasi adalah dapat belajar bekerja sama. Hal ini terjadi karena untuk mencapai tujuan organisasi diharuskan adanya kerja sama. Tanpa kerja sama tujuan dan cita-cita organisasi tidak akan tercapai.

Selama mengikuti organisasi seseorang juga akan belajar menghargai orang lain. Setiap anggota organisasi tentunya mempunyai sifat dan karakter yang berbeda-beda. Oleh karena itu, agar tujuan dapat tercapai maka harus saling menghargai satu sama lain.

Mendapatkan Keuntungan Pribadi

Keuntungan yang didapatkan dalam mengikuti organisasi sangat banyak. Jika mengikuti organisasi yang bersifat profit tentu saja akan mendapatkan keuntungan berupa materi. Namun lebih dari itu, keuntungan yang didapatkan dengan mengikuti organisasi bisa berupa penghargaan atau bentuk nonmateri lainnya.

Dapat Berkumpul untuk Bertukar Informasi

Manfaat mengikuti organisasi yang lainnya adalah dapat berkumpul dan bertukar informasi. Dengan mengikuti organisasi dapat menambah relasi dan menambah banyak informasi. Tidak salah jika orang yang mengikuti organisasi mempunyai wawasan yang lebih luas.

Menambah Pergaulan Para Anggotanya

Organisasi juga dapat menambah ruang lingkup pergaulan para anggotanya. Melalui organisasi dapat mengenal banyak orang dari berbagai daerah. Tentu saja dengan bertambahnya ruang lingkup pergaulan akan bertambah pula pengalamannya.

Memberikan Pendidikan dan Menambah Pengalaman Baru untuk Para Anggotanya

Pendidikan tidak hanya didapatkan dari sekolah saja. Dengan mengikuti organisasi juga bisa menambah pengetahuan terutama pengetahuan yang tidak diajarkan di sekolah. Apalagi, sekarang banyak organisasi yang memberikan pelatihan untuk para anggotanya.

Ciri-Ciri Organisasi

Ciri-Ciri-Organisasi

Tidak semua sekumpulan orang dapat dikatakan sebuah organisai. Perkumpulan dapat dikatakan sebagai organisasi jika memenuhi 5 ciri utama. Berikut adalah ciri-ciri organisasi yang benar:

1. Mempunyai Tujuan

Ciri utama suatu perkumpulan dikatakan organisasi adalah mempunyai tujuan. Tujuan dibentuknya sebuah organisasi tentunya adalah tujuan bersama yang disepakati bersama. Setiap pekumpulan yang disebut organisasi minimal mempunyai tujuan jangka panjang berupa visi dan misi.

2. Mempunyai Anggota Tetap

Syarat atau ciri yang kedua tentang perkumpulan yang bisa dikatakan organisasi adalah mempunyai anggota tetap. Minimal dalam organisasi mempunyai 2 anggota tetap. Anggota tetap inilah yang nantinya menjadi pengelola utama sebuah organisasi.

Semakin banyak anggota dalam sebuah organisasi maka organisasi tersebut semakin maju. Pada awal dibentuknya organisasi mungkin anggotanya hanya sedikit, namun dengan berjalannya waktu anggota bisa ditambah.

3. Mempunyai Aturan yang Mengikat

Sebuah organisasi juga harus mempunyai aturan yang mengikat semua anggotanya. Aturan ini ditujukan agar organisasi dapat berjalan dengan tertib dan tujuan dapat dicapai. Semua anggota organisasi harus tunduk pada aturan yang sudah disepakati bersama.

4. Adanya Kerja sama Antaranggotanya

Ciri selanjutnya dari sebuah organisasi adalah adanya kerja sama antaranggotanya. Kerja sama yang dimaksud adalah kerja sama untuk mengembangkan dan memajukan organisasi. Anggota organisasi harus bahu membahu demi terjapainya visi dan misi yang sudah ditentukan.

Semakin solid kerja sama antar anggota organisasi maka organisasi tersebut akan semakin kuat. Walaupun anggotanya sedikit, jika kerja sama yang dijalin dalam sebuah organisasi kuat, organisasi tersebut akan semakin maju.

5. Ada Pembagian Tugas yang Jelas

Pembagian tugas yang dimaksud adalah adanya struktur organisasi yang jelas. Dalam sebuah organisasi haruslah mempunyai ketua, wakil ketua, dan sejenisnya. Minimal dalam sebuah organisasi mempunyai ketua dan para pembantu ketua. Dengan pembagian tugas yang jelas, organisasi dapat berjalan dengan baik.

Ciri dari organisasi ini juga dapat diartikan sebagai unsur yang ada dalam sebuah organisasi. Dalam sebuah organisasi setidaknya harus terdapat orang, tujuan, dan aturan yang mengikat.

Bentuk dan Contoh Organisasi yang Ada di Dunia

Bentuk-dan-Contoh-Organisasi

Secara umum bentuk dari oraganisasi ada dua yaitu organisasi formal dan informal. Organisasi informal merupakan organisai yang tidak mempunyai aturan atau dasar hukum yang tetap. Contoh dari organisasi ini adalah arisan, kelompok belajar, keluarga, dan sejenisnya.

Sementara itu, organisasi formal merupakan organisasi yang tersrtuktur dan mempunyai aturan dan dasar hukum yang tetap. Organisasi formal ini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Organisasi Bisnis

Bentuk organisasi bisnisa dalah organisai profit atau organisasi yang dibangun untuk mendapatkan keuntungan. Organisasi bisnis ini dapat berupa perusahaan atau sejenisnya. Tujuan utama dari organisasi ini adalah mendapatkan keuntungan untuk pribadi dan kelompok.

Tidak hanya mendapatkan keuntungan saja, organisasi bisnis juga mempunyai tujuan untuk meningkatkan kemampuan anggotanya dalam hal berbisnis. Salah satu contoh organisasi bisnis adalah  Perseroan Terbatas, BUMN, Usaha Bersama, Koperasi, dan lain sebagainya.

2. Organisasi Sosial

Organisasi sosial merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang sosial. Tujuan utama organisasi ini adalah untuk membantu orang lain. Jenis organisasi ini biasanya dibentuk oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang peduli pada suatu hal.

Salah satu contoh dari organisasi yang bergerak dalam bidang sosial adalah panti asuhan. Organisasi peduli lingkungan juga termasuk dalam kategori organisasi sosial. LSM atau Lembaga Swadaya Masyarakat juga masuk dalam organisasi sosial.

Organisasi sosial ini termasuk organisasi non-profit atau organisasi yang tujuan utamanya bukan keuntungan materi. Tujuan dari organsisai ini hanya semata untuk kesejahteraan sosial saja.

3. Organisasi Pendidikan

Bentuk organisasi ini adalah organisasi yang dibentuk dalam lingkup dunia pendidikan. Misalnya saja pada jenjang sekolah menengah terdapat OSIS, PMI, dan sejenisnya. Sedangkan di perguruan tinggi terdapat organisasi BEM dan SENAT mahasiswa.

Organisasi pendidikan ini cukup banyak contohnya. Bahkan, lembaga pendidikan juga termasuk salah satu bagian organisasi pendidikan. Dengan kata lain, organisasi pendidikan adalah organisasi yang berhubungan dengan dunia pendidikan.

4. Organisasi Politik

Sudah jelas bahwa bentuk organisasi politik adalah partai. Tujuan utama dari organisai politik adalah untuk mendapatkan kekuasaan. Di Indonesia sendiri, ada banyak partai politik yang bersaing untuk mendapatkan kekuasaan.

5. Organisasi Keprofesian

Organisasi ini merupakan organisasi yang erat hubungannya dengan profesi seseorang. Salah satu contoh dari organisasi keprofesian dalah PGRI dan IDI. PGRI merupakan organisasi yang menghimpun seluruh guru yang ada di Indonesia. Organisasi profesi ini adalah salah satu organisai keprofesian terbesar di Indonesia.

Sekarang ini sudah banyak organisasi profesi yang ada di Indonesia. Keberadaan organisasi ini sangat bermanfaat untuk anggotanya. Dengan adanya organisasi ini, orang yang seprofesi dapat berkumpul dan bertukar pikiran.

Kesimpulan

Pengertian organisasi adalah sebuah perkumpulan yang mempunyai tujuan yang harus dicapai bersama-sama. Tidak semua perkumpulan disebut sebagai organiasi. Ada ciri khusus agar sebuah perkumpulan bisa dikatakan sebagai organisasi.

Keberadaan organisasi mempunyai manfaat yang cukup banyak dan baik untuk para anggotanya. Dengan organisasi para anggotanya bisa meningkatkan kemampuan dirinya dan mendapatkan banyak keuntungan.

Berorganisasi adalah cara yang tepat untuk meningkatkan kapasitas diri. Jadi jangan lupa untuk mengikuti organisasi baik formal maupun informal.


Baca juga:

Content Protection by DMCA.com