Negara Adalah

Posted on

Indonesia adalah sebuah negara. Namun, apakah sebenarnya negara itu? Secara umum, pengertian negara adalah lembaga atau organisasi tertinggi dari suatu kelompok masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah tertentu, mempunyai sistem pemerintahan yang berdaulat serta mempunyai cita-cita untuk hidup bersama.

Selain pengertian di atas, KBBI dan sejumlah ahli juga turut memberikan penjelasan mengenai apa itu negara. Berikut ini akan disampaikan mengenai hal tersebut sekaligus dengan unsur, fungsi, sifat, tujuan, bentuk dan proses terbentuknya negara.

Pengertian Negara Menurut KBBI

Pengertian-Negara

Pengertian negara menurut KBBI ialah sebagai berikut: “organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat”

Pengertian Negara Menurut Para Ahli

Pengertian-Negara-Menurut-Para-Ahli

Ada cukup banyak ahli yang memaparkan pengertian negara. Dari sekian banyak ahli tersebut, beberapa di antaranya ialah sebagai berikut:

1. Kranenburg

Pengertian negara menurut Kranenburg ialah suatu organisasi yang muncul akibat dari adanya kehendak atau keinginan suatu bangsa atau golongannya sendiri.

2. Robert Mac Iver

Pengertian negara menurut Robert Mac Iver ialah suatu organisasi politik di mana di dalamnya terdiri atas perkumpulan manusia yang menjalankan fungsinya demi memelihara tatanan serta ketertiban agar tercapai kepentingan umum.

3. Max Weber

Menurut Max Weber, yang dimaksud dengan negara ialah suatu masyarakat yang memiliki wewenang monopoli dalam hal penggunaan kekerasan fisik yang sudah berlaku dalam suatu wilayah.

4. Roger F. Soleau

Roger F. Soleau menyebutkan bahwa negara ialah suatu wewenang atau sarana yang mengatur serta mengendalikan aneka macam masalah yang bersifat umum dalam kehidupan masyarakat.

5. Soenarko

Prof. Soenarko menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan negara ialah suatu organisasi tertinggi dalam masyarakat dan memiliki wilayah tertentu di mana wilayah tersebut menjadi tempat bagi berlakunya kekuasaan dan kedaulatan negara yang bersangkutan.

6. Harold J. Laski

Harold J Laski menyatakan bahwa negara ialah suatu masyarakat yang kemudian diintegrasikan karena mempunyai wewenang yang sifatnya memaksa dan secara sah lebih agung dibandingkan dengan individu atau kelompok.

7. Wiryono Prodjodikoro

Menurut Wiryono Prodjodikoro, negara ialah suatu organisasi di antara kelompok orang yang mendiami suatu wilayah bersama-sama dengan mengakui adanya pemerintahan yang menjadi pengurus atas tata tertib dan juga keselamatan kelompok atau bahkan beberapa kelompok manusia.

Beberapa pengertian negara menurut para ahli di atas diambil dari berbagai sumber dan ditulis ulang tanpa merubah makna aslinya.

Unsur-Unsur Negara

Unsur-Unsur-Negara

Setiap negara tentu mempunyai unsur, dan unsur inilah yang akan membuat negara menjadi satu kesatuan yang utuh. Masing-masing unsur negara bersifat saling melengkapi sehingga apabila ada salah satunya tidak ada, maka negara tersebut tidak sempurna.

Sebenarnya unsur-unsur negara sudah disinggung secara singkat dalam pengertian di atas. Namun, agar lebih jelas, simak pembahasannya berikut ini.

1. Wilayah

Wilayah ini adalah daerah dengan batas teritorial di mana di dalamnya terdapat sekelompok manusia yang menempatinya. Wilayah ini juga merupakan tempat berlakunya kekuasaan suatu negara. Wilayah ini sendiri dibagi menjadi 3 macam, yakni udara, laut serta darat dan masing-masing wilayah kekuasaan negara mempunyai batas yang jelas.

2. Penduduk

Penduduk atau yang kemudian disebut sebagai warga negara ini adalah sekumpulan orang yang menempati wilayah negara tertentu dalam jangka waktu yang lama. Penduduk ini juga merupakan unsur yang penting, di mana tanpa penduduk, negara tidak mungkin terbentuk.

3. Pemerintah yang Berdaulat

Pemerintah yang berdaulat ini yang nantinya akan memegang semua kekuasaan atas penduduk sekaligus wilayah yang dimiliki oleh suatu negara. Pemerintah adalah lembaga dalam negara yang mempunyai kekuasaan tertinggi dan dibentuk dengan tujuan untuk melaksanakan berbagai hal yang terkait dengan negara.

4. Pengakuan dari Negara Lain

Adanya pengakuan dari negara lain membuat suatu negara menjadi lebih sempurna. Pengakuan ini juga bisa membantu mencegah negara agar tidak mendapat ancaman baik ancaman dari dalam atau kudeta maupun ancaman dari luar atau invasi. Pengakuan ini sendiri ada 2 jenis, yakni sebagai berikut:

  1. Pengakuan de facto atau pengakuan atas terbentuknya suatu negara dengan berdasarkan pada adanya wilayah, penduduk serta pemerintahan yang berdaulat.
  2. Pengakuan de jure arau pengakuan yang didasarkan pada pernyataan resmi menurut hukum internasional, sehingga dengan demikian suatu negara bisa memperoleh hak dan juga kewajiban sebagai bagian dari keluarga bangsa-bangsa yang ada di dunia.

Mengenai unsur ini, sebenarnya ada yang disebut dengan unsur-unsur negara konstitutif dan deklaratif. Unsur konstitutif ialah unsur yang bersifat pokok atau mutlak yang terdiri atas wilayah, penduduk dan pemerintah yang berdaulat. Sementara untuk unsur deklaratif hanya terdiri atas pengakuan dari negara lain.

Fungsi Negara

Fungsi-Negara

Berdasarkan pada berbagai referensi, negara disebut-sebut mempunyai 4 fungsi sekaligus, yakni sebagai berikut:

1. Fungsi Penegakan Keadilan

Fungsi yang pertama ini maksudnya adalah suatu negara hendaknya membuat sejumlah peraturan yang bertujuan untuk menciptakan keadilan bagi setiap warga negaranya. Keadilan tersebut meliputi seluruh bidang, bisa pertahanan dan keamanan, budaya, ekonomi, sosial, politik, ideologi dan lain sebagainya. Fungsi ini dapat dilakukan dengan cara pendirian badan-badan peradilan sebagai sarana penegakan hukum.

2. Fungsi Pertahanan

Fungsi pertahanan di sini mempunyai fungsi untuk menjaga, mempertahankan sekaligus menjamin kelangsungan hidup suatu bangsa dari segala macam ancaman. Baik ancaman tersebut berasal dari dalam negeri (kudeta) maupun dari luar negeri (invasi).

3. Fungsi Kesejahteraan dan Kemakmuran

Negara juga mempunyai fungsi untuk mengupayakan kesejahteraan serta kemakmuran setiap warga negaranya melalui sistem yang dibuatnya. Kesejahteraan yang dimaksud juga mencakup berbagai bidang, namun umumnya yang paling disoroti ialah bidang sosial dan bidang ekonomi.

4. Fungsi Ketertiban dan Keamanan

Negara juga mempunyai fungsi ketertiban dan keamanan. Dalam rangka mencapai hal tersebut, negara mempunyai hak untuk mengatur warga negara agar tercipta suatu kondisi yang aman, stabil dan juga terkendali. Apabila kondisi ini benar-benar tercipta, maka akan membawa dampak yang begitu besar bagi warga negara, di mana mereka bisa melakukan berbagai aktifitasnya dengan tenang.

Sifat Negara

Sifat-Negara

Mengenai sifat negara, maka ada 3 poin yang bisa diperhatikan yakni sebagai berikut:

  1. Sifat totalitas, yakni negara mempunyai wewenang dan kuasa atau berbagai hal tanpa pengecualian.
  2. Sifat monopoli, yakni sifat yang membuat negara bisa menguasai sumber daya alam yang ada
  3. Sifat memaksa, yakni sifat yang membuat negara bisa memaksa penduduknya untuk taat serta patuh pada berbagai hal yang sudah ditetapkan

Tujuan Negara

Tujuan-Negara

Berdasarkan pada apa yang disampaikan oleh Miriam Budiharjo, maka negara mempunyai tujuan utama untuk mewujudkan kesejahteraan, kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh penduduknya. Namun, masing-masing negara tentu mempunyai tujuan tertentu.

Khusus untuk negara Indonesia, tujuan yang ingin dicapai secara jelas tercantum dalam pembukaan UUD 1945 di alenia yang keempat, yakni sebagai berikut:

  1. Memberikan perlindungan pada segenap bangsa Indonesia
  2. Memajukan kesejahteraan umum
  3. Mencerdaskan kehidupan bangsa
  4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia

Bentuk Negara

Bentuk-Negara

Dalam perkembangannya, negara terdiri atas beberapa bentuk. Secara garis besar, bentuk negara adalah sebagai berikut:

1. Negara Kesatuan

Negara kesatuan merupakan bentuk negara yang berdaulat dan merdeka dengan satu pemerintah pusat, di mana pemerintah pusat inilah yang nantinya akan berkuasa sekaligus mengatur semua daerah. Pemerintah pusat tersebut bisa melimpahkan kekuasaan kepada pemerintah daerah yang tingkatannya lebih kecil seperti kabupaten dan provinsi.

Karena itu, dalam pelaksanaannya akan dikenal 2 macam sistem pemerintahan yang terdiri atas sentralisasi dan desentralisasi. Sentralisasi itu adalah pemerintahan yang secara langsung dipimpin oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah hanya bertugas menjalankan kebijakan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Sementara desentralisasi ialah sistem pemerintahan di mana masing-masing kepala daerah akan diberi kesempatan serta kewenangan untuk mengatur wilayahnya sendiri, yang kemudian disebut juga dengan otonomi daerah.

Jika kembali lagi pada bentuk negara kesatuan, maka akan ada sejumlah ciri-ciri khusus yang membuatnya bisa dikenali. Adapun ciri-ciri negara kesatuan ialah sebagai berikut:

  • Hanya ada satu kebijakan untuk aneka jenis masalah termasuk dalam bidang pertahanan, sosial, keamanan, politik, ekonomi dan juga budaya
  • Berbagai hal yang ada hubungannya dengan kedaulatan negara, entah itu untuk urusan luar negeri ataupun dalam negeri segalanya diserahkan kepada pemerintah pusat
  • Peraturan dasar juga didasarkan hanya pada satu undang-undang negara
  • Hanya ada satu kepala negara, dewan menteri serta parlemen
  • Hanya ada satu kurikulum dalam pendidikan
  • Hanya pemerintah pusat saja yang diperbolehkan menarik pajak

Contoh negara kesatuan salah satunya ialah Indonesia. Oleh sebab itu tidak heran bila Indonesia sering disebut dengan singkatan NKRI yang kepanjangannya ialah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain Indonesia, negara kesatuan yang lainnya ialah Perancis, Italia, Filipina, Jepang dan Belanda.

2. Negara Federasi

Negara federasi atau negara serikat ialah bentuk negara yang terdiri atas beberapa negara bagian, namun negara bagian ini tidak ikut memegang kedaulatan karena yang memegang kedaulatan tersebut hanyalah pemerintah federal. Bentuk negara satu ini sangat pas bila diadopsi oleh negara yang kawasannya begitu luas agar pengaturan pemerintahan bisa berjalan dengan baik dan menyeluruh.

Sama seperti negara kesatuan, negara serikat juga mempunyai ciri-ciri khusus. Adapun ciri-ciri negara serikat ialah sebagai berikut:

  • Kepala negara memiliki hak pembatalan keputusan atau hak veto yang diajukan oleh kongres dan senat (parlemen)
  • Masing-masing negara bagian mempunyai kuasa dan wewenang untuk membuat UUD sendiri yang tidak bertentangan dengan pemerintah federal
  • Kepala negara akan dipilih oleh rakyat sekaligus bertanggung jawab kepada rakyat
  • Masing-masing negara bagian akan berstatus tidak berdaulat
  • Masing-masing negara bagian juga mempunyai kuasa untuk membuat kabinet dan parlemen sendiri

Beberapa negara yang menganut bentuk federasi ini ialah Jerman, Swiss, Malaysia, India, Jerman, Australia dan Amerika Serikat.

Proses Terbentuknya Negara

Proses-Terbentuknya-Negara

Jika dilihat dari sejarah, maka akan ada banyak cerita mengenai proses terjadinya negara. Namun, secara singkat pembentukan negara kurang lebih seperti berikut ini:

1. Pemecahan

Pemecahan di sini ialah suatu negara pecah menjadi negara-negara baru, sehingga negara yang sudah dikenal sebelumnya menjadi tidak ada. Misalnya, Uni Soviet yang pecah menjadi beberapa negara baru dan Yugoslavia yang pecah menjadi Montenegro, Bosnia dan Serbia

2. Pemisahan Diri

Pemisahan diri maksudnya ialah suatu bagian wilayah negara memisahkan dirinya dari negara yang lama untuk membentuk negara baru. Pemisahan di sini tidak bermakna sama dengan pemecahan, karena dalam pemisahan negara lama tersebut masih ada. Misalnya, negara Timor Leste dahulunya menjadi bagian dari Negara Indonesia dengan nama Provinsi Timor-Timur.

3. Fusi atau Peleburan

Kata peleburan di sini menunjukkan bahwa ada dua negara atau bahkan lebih yang kemudian bergabung menjadi negara yang baru. Contohnya dalam hal ini ialah Jerman Timur dan Jerman Barat yang bergabung menjadi Jerman.

4. Penaklukan

Pada awalnya suatu daerah tidak dimiliki oleh suatu bangsa atau bahkan seseorang. Kemudian daerah tersebut diambil alih lalu didirikanlah negara di sana. Contohnya ialah Liberia. Dahulunya Liberia hanyalah tanah kosong yang kemudian dijadikan negara oleh budak-budak yang dibebaskan oleh Amerika.

Sebagai kesimpulan, pengertian negara adalah suatu organisasi tertinggi yang ada di suatu wilayah dan mempunyai sistem pemerintahan yang berdaulat. Suatu negara bisa disebut sebagai negara yang sah apabila telah memenuhi 4 unsur yang terdiri atas penduduk, wilayah, pemerintah serta pengakuan dari negara lain.

Lebih lanjut lagi, setiap negara tentu mempunyai aturan serta sistem yang berlaku bagi siapa saja yang berdiam di dalamnya, termasuk Indonesia. Jadi siapapun yang ada di Indonesia hendaknya mengikuti peraturan yang berlaku di negara ini agar ketertiban dan ketentraman benar-benar bisa terwujud.


Baca Juga :

Content Protection by DMCA.com