Data dan Informasi adalah

Posted on

VOI.Co.Id – Mungkin banyak orang belum paham tentang pengertian data dan informasi. Data dan Informasi adalah dua hal yang berbeda, meskipun sekilas tampak sama. Meskipun berbeda, data dan informasi memiliki kaitan yang erat dan saling mempengaruhi satu sama lain.

Data-dan-Informasi

Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai kaitan informasi dan data, berikut ini beberapa penjelasan mengenai data dan informasi yang perlu untuk diketahui:

Pengertian Data dan Informasi Secara Umum

Pengertian-Data-dan-Informasi

Secara umum, data memiliki arti sebagai sebuah fakta mentah, baik berupa kumpulan angka, kata-kata, simbol, ataupun sebuah citra yang didapat dari hasil observasi atau referensi sumber yang dapat diolah menjadi bentuk lain.

Data bisa dikatakan masih belum memberi manfaat apa-apa bagi manusia. Hal ini dikarenakan data masih berupa fakta mentah dan belum diolah. Nah, agar data bisa dimanfaatkan, maka data harus diolah dan diproses menjadi informasi.

Jadi, pengertian informasi secara umum adalah kumpulan data yang berbentuk angka, kata-kata, simbol, ataupun citra yang telah diolah, diproses, serta dikelola dengan baik sehingga data mentah itu dapat menjadi sesuatu yang dimengerti serta bermanfaat bagi penerimanya.

Pengertian Data dan Informasi Menurut Ahli

Pengertian-Data-dan-Informasi-Menurut-Ahli

Berikut pengertian data dan informasi menurut ahli yang dapat dijadikan referensi:

Pengertian Data Menurut Ahli

Beberapa pengertian data menurut ahli adalah sebagai berikut:

  • Nuzulla Agustina mengatakkan bahwa data adalah himpunan fakta berupa angka, grafik, gambar,kata, huruf, ataupun simbol yang menerangkan sebuah hal yang sering terjadi, serta menyatakan pemikiran mengenai objek tersebut lengkap dengan situasi dan kondisi yang terjadi.
  • Haer Talib menyatakan bahwa data merupakaan beberapa fakta ataupun satu buah fakta yang di dalam fakta itu terdapat kenyataan dari sebuah kejadian.
  • Zulkifli A.M. menyebutkan pengertian data adalah sebuah bukti ataupun keterangan dari sebuah kejadian nyata, hanya saja bukti dan keterangan tersebut masih mentah dengan struktur yang berdiri sendiri, belum disusun dan diolah dengan baik.
  • Arikunto mmengatakan bahwa data ialah segala fakta yang berupa kata ataupun angka yang dapat diolah kembali menjadi sebuah informasi yang utuh dan berguna untuk penerima informasi tersebut.
  • Anhar menyatakan bahwa data adalah sebuah gambaran kenyataan dari sebuah kejadian yang akan dijadikan sebagai bahan dasar sebuah informasi.

Pengertian Informasi Menurut Ahli

Beberapa pengertian informasi menurut ahli adalah:

  • Raymond Mc. Leod mengatakan bahwa informasi adalah hasil olahan dari sebuah data yang diubah menjadi bentuk yang memiliki makna serta bermanfaat bagi si penerima.
  • Lani Sidharta menyatakan bahwa informasi sebenarnya adalah data yang disajikan secara matang dan dalam bentuk yang lebih bergunna dalam membuat sebuah keputusan.
  • Tata Sutabri menyatakan bahwa informasi adalah sekelompok data yang telah diklasifikasikan kemudiann diolah menjadi bentuk lain yang dapat digunakan dalam proses pengambilan suatu keputusan.
  • Gordon B. Davis menyatakan bahwa informasi adalah sekelompok data yang berhasil diolah menjadi bentuk lain yang lebih berarti dan memiliki manfaat, serta dapat dijadikan sebuah pijakan bagi penerima dalam mengambil sebuah keputusan di massa sekarang maupun saat yang akan datang.
  • George H. Bodnar menyebutkan bahwa informasi adalah sebuah data tertentu yang telah diolah sehingga dapat dijadikan sumber pijakan yang berguna dalam memutuskan sesuatu masalah.

Hubungan Antara Data dan Informasi

Hubungan-Data-dan-Informasi

Secara umum, data dan informasi memang sebuah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lain. Hubungan yang dimiliki keduanya adalah hubungan sebab akibat yang tidak akan menjadi sebuah peristiwa matang tanpa ada keduanya.

Karena informasi dapat diperoleh dengan adanya data, maka keberadaan informasi sangat bergantung kepada keberadaan data itu sendiri. Sedangkan data adalah sebuah fakta mentah yang tidak dapat menjadi bermanfaat tanpa diolah menjadi informasi, sehingga keberadaan data akan sia jika tidak diolah menjadi informasi yang layak.

Pada intinya, data dan informasi saling terkait dan terhubung satu sama lain dalam sebuah hubungan yang utuh. Data tidak akan berguna jika tidak diolah menjadi informasi, sebaliknya, informasi juga tidak akan pernah ada kalau data tidak diketahui.

Perbedaan Data dan Informasi

Perbedaan-Data-dan-Informasi

Beberapa perbedaan data dan informasi adalah sebagai berikut ini:

  • Data adalah sebuah penjelasan singkat, sedangkan informasi bisa dibilang sebagai sebuah cerita utuh yang diperoleh dari pengolahan data
  • Data bisa juga disebut sebagai gagasan baru, tetapi belum dapat menjelaskan sebuah peristiwa dengan utuh. Informasi adalah sebuah pengetahuan baru yang diperoleh dari pengolahan data dan dapat menjelaskan sebuah masalah dengan utuh.
  • Data tidak dapat dijadikan pijakan dalam mengambil keputusan, sementara informasi mampu dijadikan sebuah pijakan untuk pengambilan keputusan dalam sebuah masalah.
  • Kadang, data tidak dapat digunakan bahkan tidak bisa diterima oleh logika karena keberadaanya yang sebagai fakta mentah, sedangkan sebuah informasi dapat berguna dan diterima oleh akal sehat.
  • Ruang lingkup keberadaan data lebih detail dengan sifat yang lebih teknis, sedangkan informasi memiliki ruang yang berupa penjelasan dengan sifat yang tetap sehingga dapat digunakan dalam pengambilan keputusan

Jenis-Jenis Data

Jenis-Jenis-Data

Data memiliki beberapa jenis yang berbeda yang dapat dibedakan berdasarkan sifat, sumber, waktu pengumpulan, sekaligus berdasarkan cara memperolehnya. Berikut beberapa jenis data:

Data Berdasarkan Sifatnya

Jenis data yang dibedakan berdasarkan sifatnya dibagi menjadi dua bagian, yakni sebagai berikut:

  • Data Kualitatif, yakni data yang dalam penulisannya tidak berbentuk angka, melainkan kalimat. Contoh data yang bersifat kualitatif adalah jawaban yang ditulis dalam kuisioner berupa pertanyaan mengenai situasi dan kondisi dalam ruang lingkup tertentu.
  • Data kuantitatif adalah data yang dalam penulisannya berbentuk angka dan dapat dihitung dengan baik. Contoh data kuantitatif adalah besar gaji, harga saham, usia seseorang, dan lain sebagainya.

Data Berdasarkan Waktu Pengumpulannya

Jenis data yang dibedakan berdasarkan waktu pengumpulannya dibedakan menjadi dua juga. Berikut penjelasan data yang dibedakan berdasarkan waktu pengumpulannya:

  • Data berkala atau time series data adalah data yang dalam proses pengumpulannya dilakukan dari waktu ke waktu dalam interval tertentu dan dilakukan secara terus menerus. Pengumpulan data ini dimaksudkan untuk memantau perkembangan dari sebuah peristiwa. Contoh data berkala adalah perkembangan nilai tukar mata uang.
  • Data cross section, yakni data yang dalam proses pengumpulannya hanya dilakukan pada waktu tertentu saja atau bisa dibilang sebagai at a point of time. Biasanya, pengumpulan data ini dilakukan untuk mengambil gambaran akan sebuah keadaan atau peristiwa yang dilakukan pada waktu tersebut. Contoh data cross section ini adalah jawaban dari pengisian kuisioner.

Data Berdasarkan Sumbernya

Data berdasarkan sumbernya juga dapat dibagi menjadi dua bagian, dengan penjelasan seperti di bawah ini:

  • Data Internal ialah data yang didapat dari dalam lingkungan sebuah organisasi itu sendiri yang menggambarkan keadaan operasional dari organisasi itu sendiri. Contoh dari data internal adalah gambaran sebuah perusahaan mengenai jumlah karyawan, jumlah barang yang diproduksi, jumlah modal, jumlah keuntungan, dan lain sebagainya.
  • Data eksternal adalah data yang diperoleh dari luar lingkungan sebuah organisasi itu sendiri. Biasanya, data yang diperoleh berupa penggambaran tentang faktor yang memberi penngaruh tentang kerja sebuah organisasi tersebut. Contoh data eksternal adalah pengamatan mengenai pengaruh pasar terhadap minat beli masyarakat kepada produk perusahaan tertentu.

Data Berdasarkan Cara Memperolehnya

Data berdasarkan cara memperolehnya dibedakan menjadi dua dengan penjelasan sebagai berikut:

  • Data primer atau biasa disebut dengan primary data, yakni data yang diperoleh dengan cara mengumpulkan sendiri oleh sekelompok orang atau bahkan perorangan secara langsung melalui observasi lapangan dari objek yang diteliti. Data ini dikumpulkan demi kepentingan studi dari si pengumpul data itu sendiri.. contoh data primer adalah hasil interview atai bahkan hasil penelitian.
  • Data sekunder atau secondary data yakni data yang dikumpulkan dengan cara menyatukan studi-studi yang telah diterbitkan berbagai instansi dari waktu yang lalu. Data yang diperoleh ini biasanya tidak langsung dari observasi sendiri, melainkan berasal dari dokumentasi yang dilakukan orang lain

Jenis-Jenis Informasi

Jenis-Jenis-Informasi

Sama seperti data, informasi juga memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan sifat, keilmuan, kegunaan, penyajian, lokasi peristiwa, dan berdasarkan bidang kehidupan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberpa jenis informasi:

Informasi berdasarkan Bidang Kehidupan

Informasi berdasarkan bidang kehidupan ini maksudnya adalah sebuah informasi yang dibedakan berdasarkan ruang lingkup kehidupan yang dibahasnya. Misalnya, informasi mengenai jenis kendaraan umum yang bisa digunakan untuk kuliah akan dibedakan menjadi informasi transportasi. Sedangkan informasi tentang cara membuat sebuah program java akan dikategorikan sebagai informasi pendidikan, dan lain sebagainya.

Informasi berdasarkan Format Penyajian

Informasi dapat dibedakan pula berdasarkan format penyajiannnya. Berikut beberapa format penyajian yang dapat dibuat untuk mempublikasikan sebuah informasi:

  • Format video, contohnya konten YouTube atau berita di televisi
  • Format audio, contohnya buku audio atau radio
  • Format tulisan, yaitu informasi yang ada di dalam buku ataupun koran
  • Perpaduan ketiganya yang dapat ditemukan dengan mudah dalam konten sosial media.

Informasi berdasarkan Kegunaan

Informasi yang dibedakan berdasarkan kegunaannya dibedakan menjadi dua bagian, yakni:

  • Informasi yang digunakan untuk menambah pengetahuan semata kepada seorang komunikan. Contoh informasi ini adalah artikel dari sebuah koran atau berita di televisi.
  • Informasi yang digunakan untuk mengajarkan sebuah ilmu baru kepada seorang komunikan. Misalnya informasi cara membuat program di aplikasi turbo pascal.

Informasi berdasarkan Sifat Keilmuan

Informasi berdasarkan sifat keilmuan dibedakan menjadi 2 bagian juga, yakni:

  • Informasi Ilmiah, yaitu informasi yang disajikan untuk kepentingan akademis, berupa penelitian, penulisan jurnal, dan berbagai kegiatan ilmiah lainnya. Informasi ilmiah dibagi lagi menjadi 3 bagian penting:
  • Informasi primer, yakni informasi dari sumbernya langsung tanpa perantara.
  • Informasi sekunder berupa kutipan atau rujukan yang bertujuan untuk mendukung informasi primer
  • Informasi tersier yaitu informasi yang bentuknya berupa keterangan sumber dengan tujuan mempermudah pembuatan indeks.
  • Informasi non ilmiah, yakni informasi yang bersifat umum dan ditujukan untuk semua kalangan serta tersedia di mana-mana. Contoh informasi tidak ilmiah ini aadlah berita di televisi dan lain sebagainya.

Informasi berdasarkan Sifatnya

Informasi yang dikelompokkan berdasarkan sifatnya dibagi 3 dengan penjelasan seperti di bawah ini:

  • Informasi Faktual

Informasi satu ini umumnya bersifat gakta dan dapat dibuktikan secara faktual. Informasi ini biasanya dibuat berdasarkan kejadian nyata dan dibedakan lagi menjadi fakta umum dan fakta khusus.

  1. Fakta umum maksudnya adalah fakta yang berisi informasi umum saja dan tidak memberi detail dalam informasinya.
  2. Fakta khusus adalah fakta yang berisi berbagai macam detail secara rinci dari fakta umum di atas.
  • Informasi berbentuk Opini

Informasi ini biasanya dibuat berdasarkan pendapat atau cara pandang seeorang terhadap sebuah peristiwa.

  • Informasi berbentuk Konsep

Informasi dalam bentuk konsep adalah informasi yang dalam penyajiannya masih berupa ide atau sebuah pengertian yang cara mendapatkannya adalah dengan mengabstrakkan peristiwa tertentu/

  • Informasi berbentuk Deskripsi

Informasi yang berbentuk deskripsi adalah informasi yang berisi sebuah uraian khusus dalam menjelaskan sebuah peristiwa yang dalam penguraiannya dapat berupa uraian vertikal dan uraian horizontal. Bentuk penguraiannya digunakan bergantung kebutuhan.

Contoh Data dan Informasi

Contoh-Data-dan-Informasi

Contoh data adalah sebagai berikut:

  • Mahasiswa A memiliki jumlah kehadiran sebesar 65 persen.

Dari data di atas, dapat diolah menjadi informasi sebagai berikut:

  • Mahasiswa A yang berasal dari kelas SK-1E hanya memenuhi jumlah absensi sebesar 65%, hal ini dikarenakan dia sedang dalam masa pemulihan pasca operasi tumor yang tumbuh di pipinya selama nyaris 2 bulan.

Contoh data yang lain adalah:

  • Ada kecelakaan di jalan lintas Sumatera

Data di atas juga bisa diolah menjadi informasi lengkap seperti di bawah ini:

  • Pada hari minggu tanggal 22 desember 2019 telah terjadi kecelakaan di bekas rumah sakit Mutiara Indah di Persimpangan Hessa, Air Batu. Kecelakaan ini terjadi antara truk dengan minibus. Jumlah korban tewas sebanyak 4 orang, korban luka berat sebanyak 1 orang, dan luka ringan sebanyak 1 orang. Korban luka berat sekarang telah dirujuk di RS. Adam Malik, Medan.

Data dan informasi memang dua hal yang sangat berbeda, tetapi saling terkait satu sama lain. Data akan menjadi tidak berguna jika tidak diolah menjadi informasi. Sebaliknya, informasi juga tidak akan ada tanpa adanya data.

Itulah beberapa pengetahuan mengenai data dan informasi. Adapun cakupan pembahasannya termasuk pengertian data dan informasi, perbedaan, jenis, serta contoh pembuatan dari keduanya.


Baca juga:

Content Protection by DMCA.com