Cara Penulisan Gelar Akademik

Posted on

VOI.Co.Id – Gelar dalam sebuah nama bisa didapatkan apabila seseorang telah selesai dan dinyatakan lulus dari sebuah perguruan tinggi. Dalam melakukan cara penulisan gelar tersebut, biasanya menggunakan singkatan untuk memperpendeknya yang hanya terdiri dari beberapa huruf saja jika dituliskan dalam sebuah dokumen resmi.

Gelar-Akademik

Hanya saja, dalam beberapa kasus, ada saja yang salah dalam memahami cara penulisan gelar yang baik. Padahal, penulisan gelar juga tidak bisa sembarangan, apalagi untuk hal-hal yang bersifat administratif. Dalam memasukkan dokumen melamar CPNS, misalnya. Salah penulisan gelar, alamat berkas yang dimasukkan ke dalam pendataan ditolak.

Berikut beberapa penjelasan mengenai gelar yang harus diketahui:

Pengertian Gelar Akademik

Pengertian-Gelar-Akademik

Gelar memiliki arti sebagai nama tambahan, nama julukan, atau bisa juga disebut sebagai sebutan kehormatan untuk bangsawan. Ada banyak gelar yang ada di dunia ini, hanya saja, gelar yang paling sering dibicarakan adalah gelar akademik.

Gelar akademik adalah sebutan atau tambahan nama yang didapatkan ketika seseorang telah selesai dan dinyatakan lulus dari proses pendidikan di perguruan tinggi. Nama lain dari gelar akademik adalah titel, yang merupakan serapan kata dari bahasa Belanda.

Tingkatan Gelar Akademik

Tingkatan-Gelar-Akademik

Gelar akademik memiliki tingkatan dan titel yang berbeda, sesuai dengan setinggi apa jenjang pendidikan di perguruan tinggi yang mereka jalani. Beberapa tingkatan gelar akademik adalah:

  • Diploma I dengan lama pendidikan selama 1 tahun dan mendapat gelar Ahli Pratama (A.P.)
  • Diploma II dengan masa pendidikan selama 2 tahun dan mendapat titel Ahli Muda (A.Ma.)
  • Diploma III dengan masa pendidikan 3 tahun dan mendapat titel sebagai Ahli Madya (A.Md.)
  • Diploma IV dengan masa pendidikan 4 tahun dan mendapat titel sebagai Sarjana Sains Terapan (S.S.T.)
  • Strata 1 atau Sarjana yang juga setara dengan Diploma 4 dengan masa pendidikan normal selama 4 tahun dan mendapat titel Sarjana lalu diikuti dengan inisial gelar sesuai dengan jurusan yang dipilih (S)
  • Magister atau yang populer disebut dengan Strata 2 (S2) dengan masa pendidikan normal selama 4 semester atau 2 tahun dan mendapat titel Magister yang diinisialkan dengan M dan diikuti dengan inisial gelar sesuai dengan jurusan yang dipilih.
  • Doktor atau strata 3 memiliki masa pendidikan minimal 3 tahun sampai 7 tahun dan bergelar sebagai Doktor. Doktor adalah gelar tertinggi yang bisa didapatkan oleh seseorang yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi

Kesalahan Umum dalam Penulisan Gelar

Kesalahan-Umum-Penulisan-Gelar

Penulisan gelar sebenarnya telah diatur oleh pemerintah dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Hanya saja, bagi beberapa orang, sering kali abai terhadap pedoman penulisan gelar ini. Padahal, kesalahan pada penulisan gelar dapat mengubah persepsi orang kepada arti dari gelar tersebut.

Adapun kesalahan umum yang sering dilakukan dalam penulisan gelar adalah:

  • Melupakan tanda titik (.) pada akhir gelar. Contohnya adalah Ismayanti Ariana, S.Pd, M.Pd. perhatikan pada gelar Pd itu adalah kesalahan. Karena yang benar dalam penulisannya adalah S.Pd. dengan tanda titik di belakangnya.
  • Melupakan spasi. Contohnya adalah Ismayanti Ariana, S.Pd.,M.Pd. tidak ada spasi di antara dua gelar tersebut, yakni di Pd.,M.Pd. padahal, penulisan gelar yang benar haruslah menempatkan spasi di antara dua gelar.

Cara Menuliskan Nama Gelar

Cara-Menuliskan-Nama-Gelar

Menuliskan gelar akademik sebenarnya dapat dipahami dengan mudah jika mengerti soal pedoman singkatan. Ini merupakan aturan dasar dalam kaidah kebahasaan. Singkatan sendiri memiliki satu aturan dasar dalam menuliskan gelar, yakni:

Singkatan nama orang, gelar, dan pangkat jabatan diikuti tanda titik di setiap unsur kata yang disingkat.

Perhatikan gelar Sarjana Pendidikan ini:

S.Pd.S adalah singkatan dari Sarjana, sehingga dia ditulis dengan huruf besar dan diikuti dengan tanda titik.

Pendidikan disingkat dengan Pd dan diakhiri dengan tanda titik. Huruf d pada kata Pd. harus ditulis dengan huruf kecil karena d merupakan satu rangkaian dengan P dan biasa pula disebut sebagai huruf peluncur.

Aturan huruf peluncur ini tidak berlaku jika singkatan hanya terdiri dari satu huruf saja. Misalnya penulisan Sarjana Hukum tetap dengan S.H. dan penulisan Sarjana Pertanian tetap S.P.

Karena gelar ini serangkai, maka di antara S dengan Pd tidak perlu diberi spasi. Yang perlu diberi spasi adalah jika dua gelar yang ditulis. Di antara penulisan dua gelar, selain memberi spasi, juga harus membubuhkan tanda koma sebelum spasi. Misalnya S.Pd., M.Pd.

Gelar Diploma dan Contoh Penulisannya

Penulisan-Gelar-Diploma

Gelar diploma sering juga disebut sebagai gelar vokasi. Penulisan gelar vokasi terletak di belakang nama si pemilik dan gelar. Seseorang baru berhak mendapatkan gelar ini apabila telah dinyatakan lulus oleh jenjang pendidikan vokasi.

Jenjang diploma sendiri ada 4. Berikut rincian dari penulisan gelarnya:

Diploma I

Gelar Diploma I memiliki titel A.P. atau dipanjangkan menjadi Ahli Pratama. Ada pun jurusan yang ada di dalam diploma I dan bisa meraih gelar vokasi adalah:

  • Ahli Pratama Komputer dengan singkatan gelar A.P.Kom.
  • Ahli Pratama Pariwisata dengan singkatan gelar A.P.Par.
  • Ahli Pratama Pelayaran dengan singkatan gelar A.P.Pel.

Contoh penulisannya:

Ahli Pratama Komputer: Dina Pertiwi A.P.Kom.

Ahli Pratama Pariwisata: Dina Pertiwi A.P.Par.

Ahli Pratama Pelayaran: Dina Pertiwi A.P.Pel.

Diploma II

Gelar Diploma II memiliki titel A.Ma. atau dipanjangkan menjadi Ahli Muda. Ada 5 jurusan yang bisa dipilih untuk menempuh pendidikan vokasi diploma II, yakni:

  • Ahli Muda Pelayaran dengan singkatan gelar A.Ma.Pel.
  • Ahli Muda Pengujian Kendaraan Bermotor dengan singkatan gelar A.Ma.P.K.B.
  • Ahli Muda Perpustakaan dengan singkatan gelar A.Ma.Pust.
  • Ahli Muda Pendidikan Sekolah Dasar dengan singkatan gelar A.Ma.Pd.S.D.
  • Ahli Muda Pendidikan dengan singkatan gelar A.Ma.Pd.

Contoh Penulisannya:

Ahli Muda Pelayaran: Gusti Andriansyah A.Ma.Pel.

Ahli Muda Pengujian Kendaraan Bermotor: Gusti Andriansyah A.Ma.P.K.B.

Ahli Muda Perpustakaan: Gusti Andriansyah A.Ma.Pust.

Ahli Muda Pendidikan Sekolah Dasar: Gusti Andriansyah A.Ma.Pd.S.D.

Ahli Muda Pendidikan: Gusti Andriansyah A.Ma.Pd.

Diploma III

Gelar Diploma III disebut dengan Ahli Madya dengan titel A.Md.

Berikut jurusan yang dimiliki oleh pendidikan vokasi Ahli Madya:

Gelar Ahli Madya Singkatan Gelar
Ahli Madya Administrasi Keuangan dan Perbankan A.Md.A.K.P
Ahli Madya Administrasi Perkantoran dan Sekretari A.Md.A.P.S.
Ahli Madya Akuntansi A.Md.Akun.
Ahli Madya Analis Kesehatan A.Md.A.K.
Ahli Madya Asuransi dan Aktuaria A.Md.A.A.
Ahli Madya Farmasi A.Md.Far.
Ahli Madya Fisioterapi A.Md.Ft.
Ahli Madya Gizi A.Md.G.
Ahli Madya Ilmu Komunikasi A.Md.I.K.
Ahli Madya Kebidanan A.Md.Keb.
Ahli Madya Keperawatan A.Md.Kep.
Ahli Madya Kepolisian A.Md.Pol.
Ahli Madya Kesehatan Gigi A.Md.K.G.
Ahli Madya Kesehatan Lingkungan A.Md.K.L.
Ahli Madya Komputer A.Md.Kom.
Ahli Madya Lalu Lintas Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan A.Md.LLASDP
Ahli Madya Lalu Lintas Angkutan Jalan A.Md.L.L.A.J.
Ahli Madya Manajemen Industri dan Perdagangan A.Md.M.I.P.
Ahli Madya Manajemen Informasi dan Dokumen A.Md.M.I.D.
Ahli Madya Manajemen Logistik dan Material A.Md.M.Log.
Ahli Madya Manajemen Transportasi Bandar Udara A.Md.M.B.U.
Ahli Madya Manajemen Transportasi Laut A.Md.M.Tr.L.
Ahli Madya Manajemen Transportasi Udara A.Md.M.Tr.U.
Ahli Madya Okupasi Terapi A.Md.O.T.
Ahli Madya Pariwisata A.Md.Par.
Ahli Madya Pelayaran A.Md.Pel.
Ahli Madya Perkeretaapian A.Md.KA
Ahli Madya Perpajakan A.Md.Pjk.
Ahli Madya Perumahsakitan A.Md.Prs.
Ahli Madya Radiologi A.Md.Rad.
Ahli Madya Refkrasionis Optisien A.Md.RO
Ahli Madya Rekam Medik dan Informasi Kesehatan A.Md.RMIK
Ahli Madya Teknik Elektromedik A.Md.T.
Ahli Madya Teknologi Kulit A.Md.T.K.

Diploma IV

Banyak yang mengira bahwa Diploma IV itu adalah jenjang sarjana. Padahal keduanya sama sekali berbeda. Memang, secara akademis Diploma IV setara dengan Sarjana, tetapi diploma IV memiliki sebutan sebagai sarjana terapan.

Berikut beberapa sarjana terapan yang ada di dunia akademis:

  • Sarjana Terapan Pariwisata: S.Tr.Par.
  • Sarjana Terapan Kepolisian: S.Tr.K.
  • Sarjana Sains Terapan Pemerintahan: S.STP
  • Sarjana Terapan Gizi: S.Tr.Gz.
  • Sarjana Terapan Kebidanan: S.Tr.Keb.
  • Sarjana Tetapan Matematika dan Ilmu Alam: S.Tr.Si.
  • Sarjana Terapan Teknik: S.Tr.T.
  • Sarjana Terapan Keperawatan: S.Tr.Kep.
  • Sarjana Terapan Pekerjaan Sosial: S.Tr.Sos.

Gelar Strata 1 dan Cara Penulisannya

Penulisan-Gelar-Sarjana

Strata 1 setara dengan diploma IV, hanya saja beban SKS yang harus diselesaikan secara umum adalah 144 SKS.

Ada beberapa perubahan dalam gelar Strata 1 yang umumnya membuat bingung kaum awam. Yakni sebelum tahun 1993 dan pasca tahun 1993.

Perlu diketahui bahwa sebelum tahun 1993, lulusan Sarjana menuliskan gelarnya di depan nama. Beberapa gelar yang ditulis di depan nama tersebut adalah Doktoranda (Dra.), Doktorandus (Drs.), dan Insinyur (Ir.).

Barulah pasca tahun 1993 aturan penulisan gelar Sarjana sama seperti sekarang. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa Drs., Dra., dan Ir., memiliki titel yang setara dengan Sarjana, hanya saja peletakannya saja yang berbeda.

Berikut beberapa penulisan gelar dari strata 1 yang perlu diketahui adalah:

Gelar Strata 1 Singkatan Gelar
Sarjana Administrasi Bisnis S.A.B.
Sarjana Administrasi Publik S.A.P.
Sarjana Administrasi Negara/Niaga S.Adm.
Sarjana Agama S.Ag.
Sarjana Agroteknologi S.Agr.
Sarjana Pertanian S.P.
Sarjana Antropologi S.Ant.
Sarjana Arsitektur S.Ars.
Sarjana Desain S.Ds.
Sarjana Ekonomi S.E.
Sarjana Ekonomi Islam S.E.I.
Sarjana Farmasi S.Farm.
Sarjana Filsafat S.Fil.
Sarjana Hubungan Internasional S.H.Int.
Sarjana Hukum S.H.
Sarjana Hukum Islam S.H.I.
Sarjana Humaniora S.Hum.
Sarjana Ilmu Gizi S.Gz.
Sarjana Ilmu Kelautan S.Kel.
Sarjana Ilmu Kepolisian S.I.K.
Sarjana Ilmu Komunikasi S.I.Kom.
Sarjana Ilmu Politik S.I.P. atau S.I.Pol.
Sarjana Ilmu Pemerintahan S.I.P.
Sarjana Ilmu Perpustakaan S.I.P. atau S.Ptk.
Sarjana Intelijen S.In.
Sarjana Kedokteran S.Ked.
Sarjana Kedokteran Gigi S.K.G.
Sarjana Kedokteran Hewan S.K.H.
Sarjana Kehutanan S.Hut.
Sarjana Kebidanan S.Keb.
Sarjana Keperawatan S.Kep.
Sarjana Kesehatan Masyarakat S.K.M.
Sarjana Komputer S.Kom.
Sarjana Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat S.K.P.M.
Sarjana Manajemen S.M. atau S.Mn.
Sarjana Manajemen Bisnis S.M.B.
Sarjana Matematika S.Mat.
Sarjana Pariwisata S.Par.
Sarjana Pendidikan S.Pd.
Sarjana Pendidikan Islam S.Pd.I.
Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar S.Pd.SD.
Sarjana Perikanan S.Pi.
Sarjana Pertahanan S.Han.
Sarjana Peternakan S.Pt.
Sarjana Psikologi S.Psi.
Sarjana Sains S.Si.
Sarjana Sains (Teologi) S.Si. (Teol.)
Sarjana Sains Terapan Pemerintahan S.S.T.P.
Sarjana Sastra S.S.
Sarjana Seni S.Sn.
Sarjana Sistem Informasi S.SI.
Sarjana Sosial S.Sos.
Sarjana Syari’ah S.Sy.
Sarjana Teknik S.T.
Sarjana Teknologi Informasi S.TI.
Sarjana Teknologi Pertanian S.T.P.
Sarjana Teologi Islam S.Th.I.
Sarjana Teologi Kristen S.Th.
Sarjana Terapan Kepolisian S.Tr.K.

Gelar Strata 2 dan Cara Penulisannya

Penulisan-Gelar-Dokter

Daftar gelar strata 2 biasa disebut dengan magister. Penulisan gelar strata 2 atau magister ini biasanya didahului dengan gelar strata 1 dengan dipisahkan koma dan spasi.

Contoh Penulisannya adalah: Prijuna Ilyasa S.Sy., M.HI.

Berikut daftar gelar magister:

No Bidang Gelar Akademik Singkatan Gelar
1 Seni Magister Seni M.Sn.
2 Sejarah Magister Sejarah M.Hum.
3 Linguistik Magister Linguistik M.Li.
4 Susastra atau Sastra Magister Sastra atau Magister Susastra M.S.
5 Filsafat Magister Filsafat M.Fil.
6 Sosial Magister Sosial M.Sos.
7 Ekonomi Magister Ekonomi M.E.
8 Pertahanan Magister Pertahanan M.Han.
9 Psikologi Magister Psikologi M.Psi.
10 Kimia Magister Kimia M.Si.
11 Ilmu Sains Kebumian Magister Sains Kebumian M.Si.
12 Ilmu Sains Kelautan Magister Sains Kelautan M.Si.
13 Biologi Magister Biologi M.Si.
14 Biofisika Magister Biofisika M.Si.
15 Fisika Magister Fisika M.Si.
16 Astronomi Magister Astronomi M.Si.
17 Komputer Magister Komputer M.Kom.
18 Logika Magister Logika M.Lgk.
19 Matematika Magister Matematika M.Mat.
20 Sains Pertanian Magister Pertanian M.P.
21 Peternakan Magister Peternakan M.Pt.
22 Perikanan Magister Perikanan M.Pi.
23 Arsitektur Magister Arsitektur M.Ars. atau M.Arsl.
24 Perencanaan Wilayah Magister Perencanaan Wilayah M.P.W.K.
25 Desain Magister Desain M.Ds.
26 Akuntansi Magister Akuntansi M.Ak.
27 Sains Manajemen Magister Manajemen M.M.
28 Logistik Magister Logistik M.Log.
29 Administrasi Bisnis Magister Administrasi Bisnis M.A.B.
30 Kewirausahaan Magister Kewirausahaan M.Bns.
31 Komunikasi Magister Komunikasi M.I.Kom.
32 Pendidikan Magister Pendidikan M.Pd.
33 Teknik Magister Teknik M.T.
34 Ilmu Lingkungan Magister Lingkungan M.Ling.
35 Kehutanan Magister Kehutanan M.Hut.
36 Kedokteran Magister Kedokteran M.Biomed.
37 Kedokteran Gigi Magister Kedokteran Gigi M.K.G.
38 Sains Veteriner Magister Veteriner M.Vet.
39 Farmasi Magister Farmasi M.Farm.
40 Sains Gizi Magister Gizi M.Gz.
41 Kesehatan Masyarakat Magister Kesehatan Masyarakat M.K.M.
42 Kebidanan Magister Kebidanan M.Keb.
43 Keperawatan Magister Keperawatan M.Kep.
44 Kesehatan Magister Kesehatan M.Kes.
45 Sains Informasi Magister Sains Informasi M.S.I.
46 Hukum Magister Hukum M.H.
47 Sains Militer Magister Sains Militer M.Mil.
48 Administrasi Publik Magister Administrasi Publik M.A.P
49 Olahraga Magister Olahraga M.Or.
50 Pariwisata Magister Pariwisata M.Par.
51 Transportasi Magister Transportasi M.Tra.
52 Bio Etika Magister Bio Etika M.Bio.Et.
53 Geografi Magister Geografi M.Geo.
54 Forensik Magister Forensik M.S.F
55 Komputasi Magister Komputasi M.Si.K.
56 Kimia Informatika Magister Kimia Informatika M.Ki.Inf.
57 Konservasi Magister Konservasi M.Ksv.
58 Mitigasi Bencana Magister Mitigasi Bencana M.M.B
59 Pendidikan Profesi Kesehatan Magister  Pendidikan Profesi Kesehatan M.Pd.
61 Perumahan dan Permukiman Magister Perumahan dan Permukiman M.Per.Kim.
62 Psikologi Pendidikan Magister Psikologi Pendidikan M.P.P.
63 Rekayasa Sistem Magister Rekayasa Sistem M.T.
64 Studi Humanitas Magister Humanitas M.S.H.
65 Teknik Pangan Magister Teknik Pangan M.T.P.
66 Agama Magister Agama M.Ag.
67 Hukum Islam Magister Hukum Islam M.HI.
68 Bio Informatika Magister Bio Informatika M.Bio.Inf.
69 Bio Kewirausahaan Magister Bio Kewirausahaan M.Bio.K
70 Bio Manajemen Magister Bio Manajemen M.Bio.M.
71 Bio Teknologi Magister Bio Teknologi M.Biotek.
72 Sosial Magister Ilmu Sosial M.Sos.

Gelar Strata 3 dan Cara Penulisannya

Penulisan-Gelar-s3

Pendidikan Strata 3 akan mendapatkan gelar doktor. Cara penulisannya sama seperti gelar lain, yakni dengan menambahkan titel Dr. dan diikutii oleh inisial gelar. Hanya saja, penempatan gelar Doktor ini berada di depan nama. Perhatikan contoh di bawah ini:

Dr. Sn. Ariani Renjana

Dr. di atas berarti Doktor, sedangkan Sn. adalah inisial gelar Seni. Itu artinya, Ariani Renjana adalah seorang Doktor di bidang Seni.

Berikut beberapa jurusan yang bisa ditempuh untuk meraih gelar Doktor:

NO NAMA PROGRAM STUDI GELAR AKADEMIK SINGKATAN GELAR
1 Seni Doktor Seni Dr. Sn.
2 Sejarah Doktor Sejarah Dr. Hum.
3 Linguistik Doktor Linguistik Dr. Li.
4 Susastra atau Sastra Doktor Sastra Dr. S.
5 Filsafat Doktor Filsafat Dr. Fil.
6 Sosial Doktor Sosial Dr. Sos.
7 Studi (Ilmu) Pemerintahan Doktor Ilmu Pemerintahan Dr. I.P.
8 Ekonomi Doktor Ekonomi Dr. E.
9 Pertahanan Doktor Pertahanan Dr. Han.
10 Psikologi Doktor Psikologi Dr. Psi.
11 Kimia Doktor Kimia Dr. Si.
12 Ilmu atau Sains Kelautan Doktor Sains Kelautan Dr. Si.
13 Biologi Doktor Biologi Dr. Si.
14 Biofisika Doktor Biofisika Dr. Si.
15 Fisika Doktor Fisika Dr. Si.
16 Astronomi Doktor Astronomi Dr. Si.
17 Komputer Doktor Komputer Dr. Kom.
18 Logika Doktor Logika Dr. Lgk.
19 Matematika Doktor Matematika Dr. Mat.
20 Statistika Doktor Statitiska Dr. Stat.
21 Ilmu atau Sains Pertanian Doktor Pertanian Dr. P.
22 Peternakan Doktor Peternakan Dr. Pt.
23 Ilmu atau Sains Perikanan Doktor Perikanan Dr. Pi.
24 Arsitektur Doktor Arsitektur Dr. Ars.
25 Perencanaan Wilayah Doktor Perencanaan Wilayah Dr. P.W.K.
26 Desain Doktor Desain Dr. Ds.
27 Ilmu atau Sains Akuntansi Doktor Akuntansi Dr. Ak.
28 Ilmu atau Sains Manajemen Doktor Manajemen Dr. M.
29 Logistik Doktor Logistik Dr. Log.
30 Administrasi Bisnis Doktor Administrasi Bisnis Dr. A.B.
31 Kewirausahaan Doktor Kewirausahaan Dr. Bns.
32 Ilmu atau Sains Komunikasi Doktor Komunikasi Dr. I.Kom
33 Pendidikan Doktor Pendidikan Dr. Pd.
34 Teknik Doktor Teknik Dr. T.
35 Ilmu atau Sains Lingkungan Doktor Lingkungan Dr. Ling.
36 Kehutanan Doktor Kehutanan Dr. Hut.
37 Ilmu atau Sains Kedokteran Doktor Sains Dr. Biomed.
38 Ilmu atau Sains Kedokteran Gigi Doktor Kedokteran Gigi Dr. K.G.
39 Ilmu atau Sains Veteriner Doktor Veteriner Dr. Vet.
40 Entomologi Kesehatan atau Entomologi Veteriner Doktor Entomologi Kesehatan Dr. K.M.V.
41 Kesehatan Masyarakat Veteriner Doktor Kesehatan Masyarakat Dr. K.M.V.
42 Ilmu Farmasi Doktor Farmasi Dr. Farm.
43 Ilmu atau Sains Gizi Doktor Ahli Gizi Dr. Gz
44 Kesehatan Masyarakat Doktor Kesehatan Masyarakat Dr. K.M.
45 Keperawatan Doktor Keperawatan Dr. Kep.
46 Optometri Doktor Optometri Dr. Kes.
47 Ilmu atau Sains Informasi Doktor Ilmu Sains Dr. S.I.
48 Hukum Doktor Hukum Dr. H.
49 Ilmu atau Sains Militer Doktor Militer Dr. Mil.
50 Administrasi Publik Doktor Administrasi Publik Dr. A.P.
51 Ilmu atau Sains Keolahragaan Doktor Olahraga Dr. Or.
52 Pariwisata Doktor Pariwisata Dr. Par.
53 Transportasi Doktor Transportasi Dr. Tra.
54 Bioteknologi Doktor Bioteknologi Dr. Biotek.
55 Geografi Doktor Geografi Dr. Geo.
56 Ilmu atau Sains Komputasi Doktor Komputasi Dr. Si.K.
57 Konservasi Biodiversitas Tropika Doktor Konservasi Dr. Ksv.
58 Pendidikan Profesi Kesehatan Doktor Pendidikan Profesi Kesehatan Dr. Pd.
59 Perumahan dan Pemukiman Doktor Perumahan dan Pemukiman Dr. Per.Kim.
60 Psikologi Pendidikan Doktor Psikologi Pendidikan Dr. P.P.
61 Studi Humanitas Doktor Studi Humanitas Dr. S.H.
62 Teknik atau Rekayasa Pangan Doktor Teknik Pangan Dr. T.P.

Meskipun begitu, ada beberapa catatan penting mengenai gelar doktor ini adalah jarang sekali penulisannya dilakukan secara lengkap. Umumnya, penulisan gelar doktor dilakukan hanya dengan Dr. nya saja.

Kemudian hal lain yang perlu diperhatikan adalah adanya perdebatan di kalangan awam mengenai penulisan Doktor dengan Dokter ketika disingkat. Beberapa orang mengatakan bahwa untuk menyingkat gelar Doktoral, maka harus menggunakan huruf besar (misalnya: DR.) sedangkan untuk Dokter, penyingkatannya menggunakan padanan huruf besar dan kecil (misalnya: Dr.).

Padahal, yang benar adalah penulisan Doktor adalah padanan huruf besar dan kecil (Dr.) sedangkan untuk Dokter ditulis dengan huruf kecil semua (dr.).

Gelar Magister dan Doktoral Terapan

Penulisan-Gelar-Magister

Selain gelar Magister dan Doktoral biasa, di Indonesia juga telah memiliki gelar Magister dan Doktoral Terapan.

Perbedaan antara gelar Magister dan Doktor biasa dengan gelar Magister dan Doktor Terapan adalah orientasi ketika perkuliahan itu berlangsung. Magister dan Doktor Terapan lebih berorientasi kepada praktik dan nyaris semua SKS diselesaikan di laboratorium.

Riset yang dilakukan oleh mahasiswa S-2 Terapan juga bentuknya berupa sebuah produk dengan inovasi yang tinggi. Sejak awal perkuliahan, mahasiswa S-2 Terapan sudah dibimbing untuk menyelesaikan tesis, sehingga waktunya tidak terlambat dan bisa lulus lebih cepat.

Tercatat ada 10 jurusan dan 1 jurusan yang bisa meluluskan Magister dan Doktoral Terapan di negeri ini. Berikut daftar 10 program studi yang menerima mahasiswa strata 2 dan strata 3 terapan:

NO NAMA PROGRAM STUDI Program Gelar
M.Tr. Dr.Tr.
1 Penciptaan Seni Ada Ada Sn.
2 Ketahanan Pangan Ada Tidak Ada P.
3 Bioenergi Pertanian Ada Tidak Ada P.
4 Rekayasa Perawatan dan Restorasi Bangunan Gedung Ada Tidak Ada  T.
5 Rekayasa Perawatan dan Restorasi Jembatan Ada Tidak Ada T.
6 Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata Ada Tidak Ada Par.
7 Pengelolaan Perhotelan Ada Tidak Ada Par.
8 Animasi Ada Tidak Ada Anim.
9 Rekayasa atau Teknik Komunikasi Fotonik Ada Tidak Ada T.
10 Forensik Digital dan Keamanan Siber Ada Tidak Ada F.D.K.S

Gelar Magister dan Doktoral dari Luar Negeri

Penulisan-Gelar-Magister

Untuk gelar di luar negeri sendiri biasanya hampir sama dengan di Indonesia. Hanya saja, tingkatan dan penyebutannya yang berbeda. Adapun gelar-gelar tersebut terbagi atas Diploma, Associate’s Degree, Bachelor, Master, dan Doktor.

Gelar tersebut dipakai oleh negara yang menganut sistem pendidikan Anglo-Saxon. Berikut penjelasan masing-masing gelar:

Diploma

Berbeda dengan Diploma di Indonesia yang tingkatannya dari muali Diploma 1 sampai Diploma 4, Diploma di luar negeri sebenarnya tidak lebih dari sertifikat ketika seseorang telah selesai mengikuti sebuah kursus tertentu dan bersifat kejuruan.

Bahkan, sertifikat Diploma bisa diberikan atau dikeluarkan oleh Senior High School atau Sekolah Menengah Atas. Mungkin, jika diibaratkan dengan Indonesia, Diploma itu sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan.

Associate’s Degree

Associate’s Degree adalah tipe gelar yang masuk ke dalam undergraduate kategori. Bisa dibilang, Associate’s Degree adalah sebuah jenjang pendidikan yang jika di Indonesia itu setara dengan Diploma 3.

Siswa yang telah lulus sekolah lanjutan atas bisa mengambil progeram Associate’s Degree sebagai tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Di luar negeri yang menganut Anglo-Saxon pada umumnya, Associate’s Degree disebut sebagai program persiapan kuliah.

Jadi, Associate’s Degree semacam foundation degree yang menyiapkan mahasiswa untuk mengikuti program perkuliahan yang sebenarnya.

Bachelor

Bachelor bisa disamakan dengan Strata-1 jika di Indonesia. Singkatan gelarnya adalah B. dengan banyak program studi yang bisa diambil demi mendapatkan titel Bachelor tadi. Adapun beberapa program studi yang bisa diambil untuk mendapatkan gelar B. tadi adalah:

  • Bachelor of Arts: B.A.
  • Bachelor of Bussiness Administration: B.Ba.
  • Bachelor of Biomedicine: B.Biomed.
  • Bachelor of Computer Science: B.Comp.Sc.
  • Bachelor of Engineering: B.Eng.
  • Bachelor of Law: L.L.B.
  • Bachelor of Medicine atau Bachhelor of Surgery: MBBS.
  • Bachelor of Science: B.Sc.

Master

Gelar Master juga bisa disamakan dengan gelar Magister yang berada di jenjang Strata-2. Berikut beberapa gelar Master yang bisa didapatkan di luar negeri:

  • Master of Arts: M.A.
  • Master of Bussines Administration: M.B.A.
  • Master of Computer Science: M.Com. atau M.Cs.
  • Master of Engineering: M.Eng.
  • Master of Engineering Science: M.Eng.Sc.
  • Master of Laws: L.L.M.
  • Master of Management Art and Science: M.M.A.S.
  • Master of Maritime: M.Mar.
  • Master of Maritime Economy: M.Mar.E.
  • Master of Theology: M.Th.
  • Master of Pharmacy: M.Pharm.
  • Master of Philosophy: M.Phil.
  • Master of Sports Science: M.Sport.
  • Master of Science: M.Sc.
  • Theologia Magister: Th.M.

Doctor

Gelar Doctor juga bisa disetarakan dengan Program Doktor atau Doktoral di Indonesia yang masuk ke dalam jenjang pendidikan Strata-3.

Jika ada yang bertanya mengenai Ph.D. dan lain sebagainya, itu diraih berdasarkan jurusan Doctor yang diambil. Jadi, gelar pada umumnya itu adalah D. Sedangkan gelar tambahannya seperti Ph. itu adalah gelar dari program Doctor yang diambilnya.

Berikut beberapa gelar Doctor dan Penulisannnya:

  • Doctor of Dental Medicince: M.D.
  • Doctor of Education: D.
  • Doctor of Library Science: L.S.
  • Doctor of Pharmacy: D.
  • Doctor of Philosophy: D.
  • Doctor of Public Health: P.H.
  • Doctor of Science: D.
  • Doctor of Science of Jurisprudence: S.D.
  • Doctor of Theology: Th.D.

Gelar Haji

Penulisan-Gelar-Haji

Sebenarnya, secara data, penempatan gelar Haji atau Hajjah dalam penulisan nama masih diperdebatkan. Oleh sebab itu, pemakaiannya di dalam nama sebenarnya juga belum ada kaidah atau panduannya.

Meskipun demikian, dalam praktik luas yang banyak ditemui, dalam menuliskan gelar Haji atau Hajjah dapat ditulis di depan nama. Misalnya: Hj. Dina Pertiwi.

Apabila seseorang memiliki gelar akademik di depan, maka yang harus didahulukan adalah gelar akademiknya, baru kemdian gelar Haji atau Hajjahnya. Misalnya: Prof. Dr. H. Irwansyah. Tapi kembali lagi, sebenarnya gelar Haji atau Hajjah tidak perlu dituliskan karena tidak ada kaidah atau pun panduan resminya.

Dalam kehidupan, menuntut ilmu setinggi mungkin memang penting. Bahkan, anjuran menuntut ilmu juga ada di dalam agama dan tuntutannya itu sampai ke liang lahat. Tidak heran jika ada banyak orang yang terus belajar meskipun usia sudah tidak muda lagi.

Itulah beberapa cara penulisan gelar yang benar, dari mulai gelar lulusan dalam negeri hingga luar negeri. Berbagai macam gelar dalam tulisan ini dapat dijadikan sebagai referensi yang bagus jika ingin menulis gelar agar tidak salah lagi.


Baca juga:

Content Protection by DMCA.com